Merdekapos.com, Solok – Bencana galodo yang menerjang wilayah Sumatera Barat tepatnya kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, pada Senin (21/9/2026) malam menyisakan tak hanya kehancuran gedung, tapi juga korban yang dinyatakan hilang dan masih dalam pencarian.
Hingga kini, tim gabungan masih berupaya menemukan Agus Rial di tengah puing puing dan lumpur, seorang warga yang dilaporkan hilang setelah galodo menerjang kawasan tersebut.
Harapan keluarga mulai mendapat titik terang setelah tim menemukan sejumlah barang yang diduga milik Agus. Petunjuk tersebut berupa kartu tanda penduduk (KTP), surat tanda nomor kendaraan (STNK), dompet, kartu BPJS, sandal, dan celana. Sepeda motor milik Agus juga telah ditemukan di sekitar kawasan terdampak.
Ketua DPRD Kabupaten Solok Ivoni Munir mengatakan sejumlah barang tersebut ditemukan di kawasan yang berada di tengah aliran material galodo, tepatnya di sekitar kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN) serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Solok.
“Sudah ditemukan tanda, yaitu KTP, sandal, celana, kartu BPJS, dompet. Motor juga sudah ditemukan, STNK-nya juga ditemukan,” kata Ivoni di Solok, Kamis.
Meski berbagai petunjuk telah ditemukan, Agus Rial hingga Kamis sore belum berhasil ditemukan. Tim gabungan terus menyisir sejumlah titik yang diduga menjadi jalur material galodo dengan menindaklanjuti setiap petunjuk yang ditemukan di lapangan.
Polda Sumatera Barat turut membantu proses pencarian dengan mengerahkan anjing pelacak atau K9. Direktur Samapta Polda Sumatera Barat AKBP Andre mengatakan pengerahan K9 dilakukan atas arahan Kapolda Sumatera Barat sebagai bagian dari upaya membantu pencarian korban.
“Kami mendapat petunjuk dan perintah Bapak Kapolda untuk membantu masyarakat dengan menurunkan K9. Tadi pagi sudah kita mulai sekitar pukul 11.30 WIB,” katanya.
Penyisiran dilakukan bersama unsur kepolisian dan TNI, terutama di kawasan bantaran sungai serta lokasi yang tertutup material galodo.
Pencarian menggunakan K9 kemudian dihentikan sementara untuk memberikan waktu istirahat bagi anjing pelacak dan akan kembali dilanjutkan pada Jumat (25/9/2026).
“Mudah-mudahan besok pagi Saudara Agus Rial bisa kita temukan,” ujar Andre.
Agus Rial merupakan satu dari dua warga yang sebelumnya dilaporkan hilang setelah galodo menerjang kawasan Arosuka. Satu korban lainnya, Davi (21), telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Kini, tim gabungan masih terus menyisir kawasan terdampak. Setiap barang yang ditemukan menjadi petunjuk penting untuk mempersempit area pencarian, sekaligus menjadi harapan bagi keluarga Agus Rial yang masih menanti kepastian di tengah duka akibat bencana galodo.
Di tengah medan yang berat dan material bencana yang menutup sejumlah kawasan, upaya pencarian terus dilakukan. Tim gabungan berharap Agus dapat segera ditemukan dan keluarga mendapatkan kepastian mengenai keberadaannya.
Laporan oleh Rene


