Merdekapos.com, Pekanbaru – Menjelang akhir November 2025, kabar baik kembali datang bagi petani kelapa sawit di Riau. Setelah beberapa pekan menghadapi fluktuasi harga, pekan ini harga tandan buah segar (TBS) menunjukkan tren penguatan. Baik petani mitra plasma maupun swadaya sama-sama mencatatkan kenaikan untuk periode 26 November – 2 Desember 2025.

Penetapan harga dilakukan melalui rapat resmi Dinas Perkebunan Provinsi Riau bersama Tim Penetapan Harga, menggunakan tabel rendemen terbaru hasil kajian PPKS Medan. Kabid Pengolahan dan Pemasaran Disbun Riau, Dr. Defris Hatmaja, SP, M.Si, menyampaikan bahwa dua skema kemitraan kembali mengalami penyesuaian harga ke arah positif, terutama didorong oleh penguatan harga CPO di pasar.

“Untuk pekan ini, baik plasma maupun swadaya mencatat kenaikan tertinggi pada kelompok umur 9 tahun. Ini selaras dengan dinamika rendemen dan pergerakan harga CPO. Swadaya naik Rp17,69/kg atau 0,52%, dan plasma naik Rp15,97/kg atau 0,46%,” ujar Defris, Rabu (26/11/2025).

Menurutnya, kenaikan harga ini akan langsung berdampak pada peningkatan pendapatan petani selama satu pekan ke depan.

Kemitraan TBS Swadaya 

Harga pembelian TBS petani swadaya resmi naik menjadi Rp3.412,13/kg. Harga cangkang ditetapkan Rp27,33/kg untuk satu bulan ke depan dengan indeks K sebesar 92,93%. Sementara harga CPO turut menguat Rp322,30/kg, namun harga kernel turun cukup dalam, yaitu Rp948,30/kg dari pekan sebelumnya.

Defris menegaskan bahwa proses penetapan harga dilakukan secara transparan dan mengikuti regulasi yang berlaku. “Jika ada PKS yang tidak melakukan penjualan, maka harga CPO dan kernel mengacu pada rata-rata tim atau harga KPBN sesuai ketentuan Permentan Nomor 01 Tahun 2018,” jelasnya.

Rata-rata harga KPBN:

  • CPO: Rp14.020,60/kg
  • Kernel: Rp11.345,00/kg

Rincian harga TBS swadaya :

3 th: 2.637,52 | 4 th: 2.944,68 | 5 th: 3.163,50 | 6 th: 3.286,36
7 th: 3.359,99 | 8 th: 3.401,02 | 9 th: 3.412,13
10–20 th: 3.374,99 | 21 th: 3.316,63 | 22 th: 3.249,85
23 th: 3.173,94 | 24 th: 3.116,53 | 25 th: 3.069,32

Kemitraan TBS Plasma 

Untuk mitra plasma, harga pekan ini meningkat menjadi Rp3.467,72/kg. Nilai cangkang ditetapkan Rp20,31/kg, dengan indeks K mencapai 93,37%. Sementara harga CPO juga tercatat naik Rp215,13/kg, sedangakn untuk kernel turun Rp610,17/kg dibandingkan minggu sebelumnya.

Rincian harga TBS plasma:

3 th: 2.668,22 | 4 th: 3.029,07 | 5 th: 3.211,63 | 6 th: 3.352,16
7 th: 3.423,79 | 8 th: 3.464,29 | 9 th: 3.467,72
10–20 th: 3.448,68 | 21 th: 3.393,86 | 22 th: 3.341,13
23 th: 3.285,00 | 24 th: 3.223,39 | 25 th: 3.154,21

Defris kembali menegaskan bahwa seluruh proses penetapan harga dilakukan secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Tim bekerja sesuai ketentuan Permentan Nomor 01 Tahun 2018. Jika PKS tidak melakukan penjualan, maka harga yang digunakan tetap mengikuti rata-rata tim atau KPBN sesuai validasi,” tutur Defris.

Ia menambahkan bahwa Pemerintah Provinsi Riau bersama Kejaksaan Tinggi Riau terus mengawal perbaikan tata kelola penetapan harga TBS.

“Ini bukan sekadar urusan administrasi, tetapi bagian dari ikhtiar memastikan petani menerima harga yang layak. Pada akhirnya, kesejahteraan petani adalah tujuan utama,” pungkasnya.

Laporan oleh Dipa

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version