Merdekapos.com, Pekanbaru – Dewan Pengurus Daerah (DPD) PROJO Riau yang dipimpin Sonny Silaban melakukan kunjungan resmi ke Markas Kepolisian Daerah (Polda) Riau sebagai langkah memperkuat sinergi antara organisasi kemasyarakatan dan aparat penegak hukum dalam menjaga stabilitas keamanan serta ketertiban masyarakat di Provinsi Riau.
Kunjungan tersebut menjadi ruang dialog terbuka untuk membahas berbagai isu strategis daerah, mulai dari keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), pencegahan peredaran narkoba, ketahanan pangan, hingga penguatan identitas dan marwah Provinsi Riau di tengah perkembangan zaman.
Dalam pertemuan itu, Sonny Silaban menegaskan bahwa situasi keamanan yang kondusif merupakan fondasi penting bagi keberlangsungan pembangunan daerah serta aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.
“Kami berharap situasi kamtibmas di Provinsi Riau selalu kondusif dan terkendali, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan tenang,” ujar Sonny Silaban.
Mewakili Kapolda Riau, Direktur Intelkam Polda Riau Kombes Pol. Wimboko, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa partisipasi seluruh elemen masyarakat, tokoh daerah, dan organisasi kemasyarakatan sangat diperlukan dalam menjaga stabilitas keamanan daerah.
“Partisipasi seluruh tokoh masyarakat dan organisasi kemasyarakatan sangat penting untuk menjaga situasi yang aman, tertib, dan kondusif, sekaligus menjaga marwah Provinsi Riau,” ungkap Kombes Pol. Wimboko.
Selain membahas strategi pencegahan dan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan, pertemuan tersebut juga menyoroti pentingnya penguatan koordinasi lintas sektor dalam menghadapi berbagai tantangan sosial di daerah.
DPD PROJO Riau turut menekankan pentingnya upaya preventif dalam penanggulangan narkoba melalui edukasi publik, penyuluhan kepada masyarakat, serta kerja sama yang kuat antara komunitas dan aparat penegak hukum.
Di sektor ketahanan pangan, PROJO Riau mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga ketersediaan pangan lokal melalui program berbasis komunitas sebagai langkah memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat.
Kunjungan ini juga menjadi bagian dari rangkaian persiapan menjelang Konferensi Daerah (Konferda) PROJO Riau yang dijadwalkan berlangsung pada 23 Mei 2026. Dalam momentum tersebut, PROJO Riau menampung berbagai aspirasi dan informasi situasi daerah dari seluruh pengurus PROJO se-Riau, termasuk terkait kamtibmas, kondisi ekonomi daerah, ketahanan pangan, hingga komunikasi dengan tokoh masyarakat dan Forkopimda.
Sebagai tindak lanjut, kedua pihak sepakat memperkuat komunikasi rutin antara organisasi masyarakat, tokoh daerah, dan Polda Riau guna meningkatkan koordinasi serta efektivitas langkah-langkah keamanan di tengah masyarakat.
Selain itu, program penyuluhan bahaya narkoba dan edukasi ketahanan pangan berbasis komunitas juga didorong menjadi bagian dari upaya membangun literasi keamanan dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Kunjungan ini menandai komitmen bersama antara elemen masyarakat dan kepolisian dalam menjaga stabilitas daerah, sekaligus membangun budaya dialog dan kolaborasi sebagai fondasi keamanan sosial di Provinsi Riau.
Laporan oleh Dipa



