Merdekapos.com, Jakarta — Pemerintah memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) nasional dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan domestik hingga sekitar 20 hari ke depan. Kepastian tersebut disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, merespons meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah, khususnya konflik yang melibatkan Iran.
“Stok BBM kita dalam kondisi aman untuk kurang lebih 20 hari ke depan. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir,” ujar Bahlil
Menurutnya, pemerintah terus memantau perkembangan pasar minyak global, termasuk potensi gangguan distribusi di jalur pelayaran strategis seperti Selat Hormuz yang menjadi salah satu jalur utama perdagangan minyak dunia. Ia menegaskan, meskipun dinamika global berpotensi memicu volatilitas harga, pasokan dalam negeri tetap terkendali.
Bahlil memastikan ketersediaan BBM dan LPG juga telah diantisipasi menjelang Ramadan dan Idulfitri, periode yang biasanya mengalami peningkatan konsumsi energi.
“Setiap tahun kita sudah punya pola untuk mengantisipasi kenaikan permintaan saat Ramadan dan Idulfitri. Tahun ini stok kita siapkan dengan baik dan distribusi dipastikan berjalan lancar,” katanya.
Ia menambahkan, pengelolaan subsidi energi tetap dijaga agar tepat sasaran dan tidak membebani fiskal negara secara berlebihan.
Dalam menghadapi potensi gangguan global, pemerintah bersama PT Pertamina (Persero) telah menyiapkan langkah mitigasi, termasuk diversifikasi sumber impor dan penguatan cadangan strategis.
“Pertamina sudah menyiapkan skema distribusi alternatif apabila terjadi gangguan pada rantai pasok global. Koordinasi lintas kementerian juga terus kami perkuat,” jelas Bahlil.
Ia mengakui bahwa ketegangan di Timur Tengah dapat memengaruhi harga minyak mentah dunia dan berdampak pada beban subsidi. Namun, pemerintah memprioritaskan stabilitas pasokan dan menjaga daya beli masyarakat.
Bahlil mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan. Pemerintah, kata dia, akan terus memberikan pembaruan informasi secara berkala melalui saluran resmi.
“Kami pastikan situasi energi nasional dalam kondisi terkendali. Pemerintah akan terus memantau perkembangan global dan mengambil langkah cepat jika diperlukan,” tegasnya.
Laporan oleh Sony



