Merdekapos.com, Pekanbaru – Dinas Perkebunan Provinsi Riau menetapkan kenaikan harga pembelian Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit untuk kemitraan plasma dan swadaya pada minggu ke-3 tahun 2026, yang berlaku untuk periode 28 Januari hingga 3 Februari 2026. Penetapan tersebut dilakukan melalui rapat resmi yang dipimpin oleh Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran, Dr. Defris Hatmaja, SP., M.Si, bersama Tim Penetapan Harga.

Dalam rapat tersebut, tim menggunakan tabel rendemen harga terbaru hasil kajian PPKS Medan yang telah disepakati bersama. Hasil penetapan menunjukkan bahwa harga TBS, baik untuk plasma maupun swadaya, mengalami kenaikan dengan peningkatan tertinggi terjadi pada kelompok umur tanaman 9 tahun.

Untuk kemitraan plasma, harga TBS umur 9 tahun mengalami kenaikan sebesar Rp 68,04 per kilogram atau 1,92 persen dibandingkan periode sebelumnya. Dengan kenaikan ini, harga TBS plasma umur 9 tahun ditetapkan sebesar Rp 3.611,39 per kilogram dan berlaku selama satu minggu ke depan. Sementara itu, harga cangkang plasma ditetapkan sebesar Rp 19,47 per kilogram dan berlaku untuk satu bulan ke depan.

Sementara itu, pada kemitraan swadaya, kenaikan harga tertinggi juga terjadi pada umur tanaman 9 tahun, yaitu sebesar Rp 56,72 per kilogram atau 1,63 persen dari minggu lalu. Dengan demikian, harga TBS swadaya umur 9 tahun naik menjadi Rp 3.544,28 per kilogram, berlaku untuk satu minggu ke depan, dengan harga cangkang swadaya sebesar Rp 26,34 per kilogram dan berlaku selama satu bulan.

Pada periode ini, Indeks K yang digunakan untuk plasma sebesar 92,67 persen, sedangkan untuk swadaya sebesar 92,23 persen. Kenaikan harga TBS pada periode ini turut dipengaruhi oleh meningkatnya harga penjualan CPO dan kernel. Harga CPO tercatat naik masing-masing sebesar Rp 248,46 (plasma) dan Rp 169,34 per kilogram (swadaya), sementara harga kernel meningkat sebesar Rp 353,80 (plasma) dan Rp 467,94 per kilogram (swadaya).

Tim Penetapan Harga juga mencatat adanya beberapa Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang tidak melakukan transaksi penjualan. Mengacu pada Peraturan Menteri Pertanian Nomor 01 Tahun 2018 Pasal 8, harga CPO dan kernel yang digunakan dalam perhitungan adalah harga rata-rata tim. Apabila harga tersebut masuk dalam kategori validasi dua, maka digunakan harga rata-rata KPBN, dengan harga CPO sebesar Rp 14.653,00 per kilogram dan harga kernel sebesar Rp 12.135,00 per kilogram.

Dinas Perkebunan Provinsi Riau bersama Tim Penetapan Harga terus melakukan pembenahan tata kelola penetapan harga agar berjalan sesuai regulasi dan menjunjung prinsip keadilan bagi seluruh pihak yang bermitra. Upaya ini didukung oleh Pemerintah Provinsi Riau dan Kejaksaan Tinggi Riau, dengan harapan penetapan harga yang semakin transparan dan akuntabel dapat mendorong peningkatan pendapatan petani serta berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat Riau.

Daftar Harga TBS Kelapa Sawit Provinsi Riau Periode 28 Januari – 3 Februari 2026 Kemitraan Plasma

Umur 3 tahun: Rp 2.780,58/Kg

Umur 4 tahun: Rp 3.154,86/Kg

Umur 5 tahun: Rp 3.344,48/Kg

Umur 6 tahun: Rp 3.490,57/Kg

Umur 7 tahun: Rp 3.565,41/Kg

Umur 8 tahun: Rp 3.607,57/Kg

Umur 9 tahun: Rp 3.611,39/Kg

Umur 10–20 tahun: Rp 3.591,77/Kg

Umur 21 tahun: Rp 3.534,95/Kg

Umur 22 tahun: Rp 3.480,39/Kg

Umur 23 tahun: Rp 3.422,21/Kg

Umur 24 tahun: Rp 3.358,40/Kg

Umur 25 tahun: Rp 3.286,70/Kg

Daftar Harga TBS Kelapa Sawit Provinsi Riau Periode 28 Januari – 3 Februari 2026 Kemitraan Swadaya

Umur 3 tahun: Rp 2.741,39/Kg

Umur 4 tahun: Rp 3.059,46/Kg

Umur 5 tahun: Rp 3.285,52/Kg

Umur 6 tahun: Rp 3.412,75/Kg

Umur 7 tahun: Rp 3.489,40/Kg

Umur 8 tahun: Rp 3.531,87/Kg

Umur 9 tahun: Rp 3.544,28/Kg

Umur 10–20 tahun: Rp 3.506,37/Kg

Umur 21 tahun: Rp 3.446,36/Kg

Umur 22 tahun: Rp 3.377,53/Kg

Umur 23 tahun: Rp 3.299,27/Kg

Umur 24 tahun: Rp 3.240,06/Kg

Umur 25 tahun: Rp 3.191,41/Kg

Laporan oleh Dipa

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version