Close Menu
    What's Hot

    Gunung Berapi Tidur di Ethiopia Mendadak Meletus Setelah Seratus Dua Puluh Abad

    November 28, 2025

    Harga TBS Riau Menguat Jelang Akhir November, Plasma dan Swadaya Kompak Naik

    November 26, 2025

    Renvoi MK dan Dampaknya terhadap Kebijakan Penertiban Kawasan Hutan

    November 25, 2025
    What's Hot

    Gunung Berapi Tidur di Ethiopia Mendadak Meletus Setelah Seratus Dua Puluh Abad

    November 28, 2025

    Harga TBS Riau Menguat Jelang Akhir November, Plasma dan Swadaya Kompak Naik

    November 26, 2025

    Renvoi MK dan Dampaknya terhadap Kebijakan Penertiban Kawasan Hutan

    November 25, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Friday, November 28
    Facebook X (Twitter) Instagram
    merdekapos.commerdekapos.com
    • Home
    • Nasional
    • Daerah
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Hubungi Kami
    merdekapos.commerdekapos.com
    Home»Bencana Alam»Awan Panas Melaju 14 Km, Semeru Resmi Berstatus Awas dan Aktivitasnya Masih Bergejolak
    Bencana Alam

    Awan Panas Melaju 14 Km, Semeru Resmi Berstatus Awas dan Aktivitasnya Masih Bergejolak

    merdeka-posBy merdeka-posNovember 20, 2025No Comments3 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    Erupsi Gunung Semeru dipantau dari Lumajang, Jawa Timur, Rabu (19/11/2025). PVMBG menaikkan status aktivitas Semeru dari Level II (Waspada) menjadi Level IV (Awas) menyusul peningkatan erupsi dan intensitas gempa vulkanik yang signifikan. (FOTO : Dok BNPB)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Merdekapos.com, Lumajang – Gunung Semeru kembali menunjukkan aktivitas yang mengkhawatirkan. Dalam hitungan jam, gunung tertinggi di Jawa itu memuntahkan awan panas hingga 7 kilometer, mengguncang lereng dengan puluhan gempa guguran, serta memaksa ratusan warga dan pendaki dievakuasi dari kawasan rawan. Statusnya pun melonjak ke Level IV(Awas) yang menandakan Semeru sudah berada pada fase paling berbahaya.

    Selanjutnya, peningkatan aktivitas vulkanik tercatat tajam pada Rabu, 19 November 2025. Awan Panas Guguran (APG) mulai terdeteksi pukul 14.13 WIB, disusul erupsi besar pukul 16.00 WIB yang menghembuskan kolom letusan setinggi sekitar 2.000 meter di atas puncak. Luncuran awan panas yang semula menjangkau 7 kilometer kemudian bertambah menjadi 14 kilometer ke arah utara dan barat laut. Amplitudo maksimum erupsi mencapai 34 mm, menunjukkan tekanan internal yang sangat kuat.

    Status Semeru kemudian dinaikkan dari Level III (Siaga) ke Level IV (Awas) pada Rabu sore pukul 17.00 WIB oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Peningkatan status ini diikuti rekomendasi larangan total beraktivitas dalam radius 8 kilometer dari kawah serta di sektor tenggara Besuk Kobokan hingga 20 kilometer dari puncak. Warga juga diminta menjauhi area 500 meter di kiri–kanan sungai yang berhulu di Semeru karena berpotensi dialiri awan panas, guguran lava, dan aliran lahar.

    Aktivitas Semeru belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Dalam pengamatan Kamis pagi, pukul 00.00–06.00 WIB, tercatat 32 gempa guguran, 25 gempa letusan/erupsi, satu gempa embusan, dan satu gempa tektonik jauh. Cuaca mendung serta kabut yang naik turun membuat pengamatan visual tidak selalu optimal.

    Perhatian publik kemudian tertuju pada para pendaki di kawasan Ranu Kumbolo. Sebanyak 178 orang tercatat berada di lokasi itu, terdiri atas 137 pendaki, 15 porter, 7 anggota PPGST, 6 petugas Kemenparekraf, 2 saver, dan 1 petugas TNBTS. Mereka berada di ketinggian sekitar 2.400 mdpl, atau sekitar enam jam perjalanan dari puncak melalui jalur Kalimati.

    “Mereka dalam kondisi baik. Pagi ini kami rencanakan evakuasi bertahap ke bawah,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Jatim, Gatot Soebroto. Cuaca berkabut dan hujan ringan sejak Rabu malam membuat proses penurunan sempat melambat.

    Sementara itu, proses penurunan para pendaki dibantu tim gabungan yang telah menyebar di sepanjang jalur evakuasi. Petugas dari berbagai instansi memantau kondisi lapangan dan berkoordinasi dengan para pemandu di Ranu Kumbolo untuk memastikan proses berjalan aman dan terkontrol.

    Evakuasi dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan kondisi cuaca serta aktivitas gunung yang masih fluktuatif, dengan keselamatan pendaki sebagai prioritas utama.

    PVMBG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, mengikuti instruksi petugas, dan hanya mengacu pada informasi resmi pemerintah demi menghindari hoaks dan potensi kepanikan.

    Laporan oleh Dipa

    Gunung semeru Pendaki PVMBG
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email
    merdeka-pos
    • Website

    Related Posts

    Longsor Terjang Situkung Usai Hujan Lebat, 27 Warga Belum Ditemukan

    November 18, 2025

    Sarmi Berguncang Hebat! Pantai Timur Porak-poranda Akibat Gempa 6,4 SR

    August 13, 2025

    Jepang Siaga! Tsunami Ancam Pesisir Setelah Gempa M8,8 di Kamchatka

    July 30, 2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Wow, Ternyata Riau Miliki Patung Karya I Nyoman Nuarta

    August 17, 2024125

    Kadis PUPR Riau sidak langsung flyover sudirman yang retak.

    September 8, 202350

    Buruan! Program Penghapusan Denda Pajak Di Riau Akan Segera Berakhir

    August 29, 202343

    Besok Pagi Mendagri Akan Melantik 10 Pj Gubernur

    September 4, 202333
    HO
    World

    Gunung Berapi Tidur di Ethiopia Mendadak Meletus Setelah Seratus Dua Puluh Abad

    By merdeka-posNovember 28, 20250

    Merdekapos.com, Addis Ababa – Gunung berapi Hayli Gubbi di Ethiopia utara, yang selama ribuan tahun dianggap…

    Harga TBS Riau Menguat Jelang Akhir November, Plasma dan Swadaya Kompak Naik

    November 26, 2025

    Renvoi MK dan Dampaknya terhadap Kebijakan Penertiban Kawasan Hutan

    November 25, 2025

    RUU Sisdiknas: Bab Anti-Bullying Harus Lindungi Siswa Secara Nyata

    November 25, 2025
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Tentang Kami
    Tentang Kami

    Merdeka Pos adalah platform media daring dengan filosofi dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.

    Merdeka Pos ingin menjadi sumber informasi yang dipercaya.

    Email Us: maria.mektania@gmail.com
    Contact: +62 813-7494-9844

    Facebook X (Twitter) YouTube WhatsApp

    Gunung Berapi Tidur di Ethiopia Mendadak Meletus Setelah Seratus Dua Puluh Abad

    November 28, 2025

    Harga TBS Riau Menguat Jelang Akhir November, Plasma dan Swadaya Kompak Naik

    November 26, 2025

    Renvoi MK dan Dampaknya terhadap Kebijakan Penertiban Kawasan Hutan

    November 25, 2025

    RUU Sisdiknas: Bab Anti-Bullying Harus Lindungi Siswa Secara Nyata

    November 25, 2025
    Filosofi
    Filosofi

    Pewartaan membutuhkan kemerdekaan yang terarah untuk memenuhi berbagai fungsi kontrol, baik sosial, ekonomi, maupun politik.

    MerdekaPos.com memegang konsep kemerdekaan yang terarah yang berpihak kepada rakyat.

    Karena MerdekaPos.com ditulis dan dikelola oleh rakyat, untuk rakat dan bagi rakyat.

    Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
    Our Picks

    Gunung Berapi Tidur di Ethiopia Mendadak Meletus Setelah Seratus Dua Puluh Abad

    November 28, 2025

    Harga TBS Riau Menguat Jelang Akhir November, Plasma dan Swadaya Kompak Naik

    November 26, 2025

    Renvoi MK dan Dampaknya terhadap Kebijakan Penertiban Kawasan Hutan

    November 25, 2025
    Most Popular

    Wow, Ternyata Riau Miliki Patung Karya I Nyoman Nuarta

    August 17, 2024125

    Kadis PUPR Riau sidak langsung flyover sudirman yang retak.

    September 8, 202350

    Buruan! Program Penghapusan Denda Pajak Di Riau Akan Segera Berakhir

    August 29, 202343
    © 2025 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Go to mobile version