Close Menu
    What's Hot

    Regenerasi Petani Era Gen Z Sebagai Motor Inovasi Pertanian, Ormas Projo Dorong Terwujudnya Era “Tech-Savvy Farming

    February 10, 2026

    Projo Tegaskan Dukungan untuk Presiden Prabowo dalam Mewujudkan Kedaulatan Pangan

    February 9, 2026

    Olimpiade Musim Dingin Milano-Cortina 2026 Resmi Digelar di Italia

    February 6, 2026
    What's Hot

    Regenerasi Petani Era Gen Z Sebagai Motor Inovasi Pertanian, Ormas Projo Dorong Terwujudnya Era “Tech-Savvy Farming

    February 10, 2026

    Projo Tegaskan Dukungan untuk Presiden Prabowo dalam Mewujudkan Kedaulatan Pangan

    February 9, 2026

    Olimpiade Musim Dingin Milano-Cortina 2026 Resmi Digelar di Italia

    February 6, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Tuesday, February 10
    Facebook X (Twitter) Instagram
    merdekapos.commerdekapos.com
    • Home
    • Nasional
    • Daerah
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Hubungi Kami
    merdekapos.commerdekapos.com
    Home»Bencana Alam»BMKG Pekanbaru Pantau 113 Hotspot, Risiko Karhutla di Riau Meningkat
    Bencana Alam

    BMKG Pekanbaru Pantau 113 Hotspot, Risiko Karhutla di Riau Meningkat

    merdeka-posBy merdeka-posFebruary 5, 2026No Comments2 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    Ilustrasi Api membakar lahan di salah satu wilayah (Pic: Internet)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Merdekapos.com, Pekanbaru – Aktivitas titik panas kembali terpantau di sejumlah wilayah Provinsi Riau. Berdasarkan pemantauan terbaru, ratusan hotspot terdeteksi dan tersebar di beberapa kabupaten dan kota, dengan konsentrasi tertinggi berada di Kabupaten Pelalawan.

    Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mencatat sebanyak 113 titik panas (hotspot) terdeteksi di Provinsi Riau. Kabupaten Pelalawan menjadi daerah dengan jumlah hotspot terbanyak, yakni mencapai 60 titik.

    Prakirawan BMKG Stasiun Pekanbaru, Sanya G, menyampaikan bahwa selain Pelalawan, sebaran titik panas juga terpantau di Kabupaten Bengkalis sebanyak 26 titik. Selanjutnya, Kabupaten Indragiri Hilir, Kota Dumai, dan Kabupaten Rokan Hilir masing-masing tercatat sembilan titik, serta satu titik berada di wilayah Kepulauan Meranti. Data tersebut merupakan hasil pemantauan hingga Rabu pukul 07.00 WIB.

    “Kondisi ini perlu menjadi perhatian, seiring prakiraan cuaca di Riau yang masih didominasi cerah hingga berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang yang bersifat lokal,” kata Sanya G di Pekanbaru, Rabu.

    Ia menjelaskan, cuaca cerah yang berlangsung cukup lama dapat menyebabkan kondisi lahan, terutama lahan gambut, menjadi lebih kering dan mudah terbakar apabila terdapat pemicu api. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, khususnya di daerah yang rawan kebakaran hutan dan lahan.

    Secara keseluruhan di Pulau Sumatera, BMKG mendeteksi sebanyak 170 titik panas. Provinsi Riau menjadi wilayah dengan jumlah hotspot terbanyak. Selanjutnya disusul Kepulauan Riau dan Aceh yang masing-masing mencatat 20 titik, Kepulauan Bangka Belitung sebanyak sembilan titik, Jambi tiga titik, serta Sumatera Selatan dan Sumatera Barat masing-masing satu titik.

    Seiring meningkatnya temuan hotspot tersebut, Provinsi Riau mulai meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan. Memasuki awal Februari 2026, sejumlah titik api dilaporkan mulai muncul di beberapa kabupaten dan kota.

    Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau mencatat sedikitnya enam kabupaten dan kota telah terdampak kebakaran hutan dan lahan. Sebagian kejadian berhasil ditangani dengan cepat, namun di beberapa lokasi petugas gabungan masih terus melakukan upaya pemadaman agar api tidak meluas.

    Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Provinsi Riau, Jim Ghafur, mengatakan bahwa penetapan status siaga darurat di tingkat kabupaten dan kota memiliki peran strategis dalam mempercepat penanganan karhutla.

    “Untuk menetapkan status siaga darurat karhutla di tingkat provinsi, minimal harus ada tiga daerah yang lebih dulu menetapkan status serupa,” ujar Jim Ghafur.

    Ia menambahkan, BPBD Provinsi Riau terus mendorong pemerintah daerah yang rawan maupun telah terdampak karhutla agar mempertimbangkan penetapan status siaga darurat. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat upaya pencegahan dan penanganan karhutla, terutama jika potensi kebakaran terus meningkat dalam beberapa waktu ke depan.

    Laporan oleh Dipa

    BMKG Hotspot karhutla
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email
    merdeka-pos
    • Website

    Related Posts

    BNPB: 961 Korban Bencana Sumatera, Polisi Tegaskan Isu Jenazah di Mobil Hoaks

    December 9, 2025

    Awan Panas Melaju 14 Km, Semeru Resmi Berstatus Awas dan Aktivitasnya Masih Bergejolak

    November 20, 2025

    Longsor Terjang Situkung Usai Hujan Lebat, 27 Warga Belum Ditemukan

    November 18, 2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Wow, Ternyata Riau Miliki Patung Karya I Nyoman Nuarta

    August 17, 2024131

    Kadis PUPR Riau sidak langsung flyover sudirman yang retak.

    September 8, 202350

    Buruan! Program Penghapusan Denda Pajak Di Riau Akan Segera Berakhir

    August 29, 202343

    Besok Pagi Mendagri Akan Melantik 10 Pj Gubernur

    September 4, 202333
    HO
    Nasional

    Regenerasi Petani Era Gen Z Sebagai Motor Inovasi Pertanian, Ormas Projo Dorong Terwujudnya Era “Tech-Savvy Farming

    By merdeka-posFebruary 10, 20262

    Merdekapos.com, Jakarta — Generasi Z kini tidak lagi hanya dipandang sebagai penerus sektor pertanian, tetapi…

    Projo Tegaskan Dukungan untuk Presiden Prabowo dalam Mewujudkan Kedaulatan Pangan

    February 9, 2026

    Olimpiade Musim Dingin Milano-Cortina 2026 Resmi Digelar di Italia

    February 6, 2026

    Rumah Sakit Dilarang Tolak Pasien BPJS, Meski Status Kepesertaan Nonaktif

    February 6, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Tentang Kami
    Tentang Kami

    Merdeka Pos adalah platform media daring dengan filosofi dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.

    Merdeka Pos ingin menjadi sumber informasi yang dipercaya.

    Email Us: maria.mektania@gmail.com
    Contact: +62 813-7494-9844

    Facebook X (Twitter) YouTube WhatsApp

    Regenerasi Petani Era Gen Z Sebagai Motor Inovasi Pertanian, Ormas Projo Dorong Terwujudnya Era “Tech-Savvy Farming

    February 10, 2026

    Projo Tegaskan Dukungan untuk Presiden Prabowo dalam Mewujudkan Kedaulatan Pangan

    February 9, 2026

    Olimpiade Musim Dingin Milano-Cortina 2026 Resmi Digelar di Italia

    February 6, 2026

    Rumah Sakit Dilarang Tolak Pasien BPJS, Meski Status Kepesertaan Nonaktif

    February 6, 2026
    Filosofi
    Filosofi

    Pewartaan membutuhkan kemerdekaan yang terarah untuk memenuhi berbagai fungsi kontrol, baik sosial, ekonomi, maupun politik.

    MerdekaPos.com memegang konsep kemerdekaan yang terarah yang berpihak kepada rakyat.

    Karena MerdekaPos.com ditulis dan dikelola oleh rakyat, untuk rakat dan bagi rakyat.

    Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
    Our Picks

    Regenerasi Petani Era Gen Z Sebagai Motor Inovasi Pertanian, Ormas Projo Dorong Terwujudnya Era “Tech-Savvy Farming

    February 10, 2026

    Projo Tegaskan Dukungan untuk Presiden Prabowo dalam Mewujudkan Kedaulatan Pangan

    February 9, 2026

    Olimpiade Musim Dingin Milano-Cortina 2026 Resmi Digelar di Italia

    February 6, 2026
    Most Popular

    Wow, Ternyata Riau Miliki Patung Karya I Nyoman Nuarta

    August 17, 2024131

    Kadis PUPR Riau sidak langsung flyover sudirman yang retak.

    September 8, 202350

    Buruan! Program Penghapusan Denda Pajak Di Riau Akan Segera Berakhir

    August 29, 202343
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Go to mobile version