Close Menu
    What's Hot

    Prabowo Salurkan Kredit Rp53 Triliun, Ojol hingga Petani Dapat Peluang Kembangkan Usaha

    October 22, 2026

    Hujan Mulai Guyur Sumatra dan Kalimantan, BMKG Sebar Dry Ice dan Garam untuk Tekan Karhutla

    October 21, 2026

    HMI Geruduk DPRD Riau, Desak Menteri Kehutanan Dicopot dan Korporasi Terkait Karhutla Diusut

    October 21, 2026
    What's Hot

    Prabowo Salurkan Kredit Rp53 Triliun, Ojol hingga Petani Dapat Peluang Kembangkan Usaha

    October 22, 2026

    Hujan Mulai Guyur Sumatra dan Kalimantan, BMKG Sebar Dry Ice dan Garam untuk Tekan Karhutla

    October 21, 2026

    HMI Geruduk DPRD Riau, Desak Menteri Kehutanan Dicopot dan Korporasi Terkait Karhutla Diusut

    October 21, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Saturday, October 24
    Facebook X (Twitter) Instagram
    merdekapos.commerdekapos.com
    • Home
    • Nasional
    • Daerah
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Hubungi Kami
    merdekapos.commerdekapos.com
    Home»Hukum»Buntut Segel Tiffany & Co, Menkeu Bidik Oknum Bea Cukai yang Terlibat Impor Ilegal
    Hukum

    Buntut Segel Tiffany & Co, Menkeu Bidik Oknum Bea Cukai yang Terlibat Impor Ilegal

    merdeka-posBy merdeka-posFebruary 16, 2026No Comments2 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa (Pic: Internet)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Merdekapos.com, Jakarta – Kasus impor perhiasan mewah yang menyeret nama menjadi ujian awal bagi komitmen reformasi di tubuh Bea Cukai. Menteri Keuangan memastikan pihaknya tidak hanya menindak pelaku usaha, tetapi juga membidik oknum internal yang diduga terlibat.

    Langkah ini menyusul tindakan (DJBC) Kantor Wilayah Jakarta yang menyegel tiga gerai Tiffany & Co di ibu kota karena dugaan pelanggaran kepabeanan.

    Purbaya mengindikasikan adanya dugaan keterlibatan pegawai lama dalam praktik impor yang kini tengah diselidiki. Ia menegaskan bahwa rotasi jabatan yang dilakukan belakangan ini merupakan bagian dari strategi memperkuat integritas lembaga.

    “Sepertinya ada. Nanti kita lihat siapa yang terlibat, itu kan yang lama-lama. Ini kan pejabat-pejabat baru saya taruh setelah saya puter-puter. Yang baik yang depan jadi dia berani bertindak. Nanti saya lihat bagaimana hukumnya,” ujar Purbaya, dikutip dari CNN Indonesia.

    Menurutnya, penempatan pejabat baru di posisi strategis dilakukan untuk memperbaiki tata kelola dan memastikan pengawasan berjalan lebih ketat.

    Dari hasil pemeriksaan sementara, ditemukan indikasi pelanggaran serius. Selain dugaan penyelundupan barang impor, terdapat pula dugaan tidak dipenuhinya kewajiban pembayaran kepada negara serta ketiadaan dokumen resmi atas barang yang masuk.

    “Sebagian besar yang masuk itu barangnya memang tidak bayar. Kan dicurigai ini selundupan atau tidak, disuruh kasih lihat form perdagangannya, dokumen impornya, mereka tidak bisa tunjukkan,” kata Purbaya

    Ia juga mengungkap adanya praktik under invoicing, yakni pencantuman nilai barang lebih rendah dari harga sebenarnya untuk menekan kewajiban pajak.

    “Ada yang betul-betul selundupan, ada yang cuma bayarnya under invoicing. Itu kelihatan semua,” ujarnya.

    Purbaya menegaskan, apabila ditemukan unsur pidana, penanganan kasus ini akan melibatkan kerja sama antara Bea Cukai, Direktorat Jenderal Pajak, hingga aparat penegak hukum.

    “Harusnya polisi, tapi yang ternyata Bea Cukai dan Pajak. Nanti gabung Bea Cukai dan Pajak,” katanya.

    Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa pemerintah tidak ingin kasus ini berhenti pada level administratif, melainkan menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengawasan impor, khususnya untuk barang mewah.

    Kasus ini tidak hanya menyangkut dugaan pelanggaran impor, tetapi juga menjadi cerminan integritas institusi pengawas. Publik kini menanti sejauh mana Kementerian Keuangan mampu menuntaskan dugaan keterlibatan oknum internal secara transparan dan akuntabel.

    Jika terbukti ada pelanggaran oleh aparatur, Purbaya memastikan sanksi tegas akan dijatuhkan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

    Dengan sorotan publik yang besar, penanganan kasus ini dinilai menjadi indikator keseriusan pemerintah dalam memperkuat tata kelola, menjaga penerimaan negara, serta membangun kembali kepercayaan terhadap aparat penegak aturan kepabeanan.

    Laporan oleh dipa

    Bea cukai Purbaya Yudhi Sadewa Tiffany & co
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email
    merdeka-pos
    • Website

    Related Posts

    KPK Sita 800 Juta dari Hercules Terkait Dugaan Suap Pengurusan Lahan ATR/BPN

    October 16, 2026

    OTT KPK di BNPB, Lima Tersangka Ditahan: Dugaan Korupsi Dana Bencana Seret Adik Kepala BNPB

    October 15, 2026

    Pimpinan Kortastipikor Polri Berganti, Irjen Totok Jadi Kapolda Sulbar, Arie Ardian Pimpin Kortastipidkor Polri

    October 5, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Wow, Ternyata Riau Miliki Patung Karya I Nyoman Nuarta

    August 17, 2024154

    Budi Arie Buka Konferda PROJO Jatim, Tekankan Transformasi Menuju Gerakan Rakyat

    April 12, 202667

    Projo Riau Mendukung Figur Yang Serius Dalam Memimpin Daerahnya

    May 2, 202457

    Calon Walikota dan Wakil Walikota Siap Mengikuti Debat, Ini Jadwalnya

    October 25, 202453
    HO
    Nasional

    Prabowo Salurkan Kredit Rp53 Triliun, Ojol hingga Petani Dapat Peluang Kembangkan Usaha

    By merdeka-posOctober 22, 20260

    Merdekapos.com,Jakarta – Harapan baru bagi jutaan masyarakat kecil. Presiden Prabowo Subianto menyerahkan secara simbolis kredit…

    Hujan Mulai Guyur Sumatra dan Kalimantan, BMKG Sebar Dry Ice dan Garam untuk Tekan Karhutla

    October 21, 2026

    HMI Geruduk DPRD Riau, Desak Menteri Kehutanan Dicopot dan Korporasi Terkait Karhutla Diusut

    October 21, 2026

    Harga Sawit Riau Bergerak Berlawanan, Swadaya Naik Plasma Justru Turun 

    October 21, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Tentang Kami
    Tentang Kami

    Merdeka Pos adalah platform media daring dengan filosofi dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.

    Merdeka Pos ingin menjadi sumber informasi yang dipercaya.

    Email Us: maria.mektania@gmail.com
    Contact: +62 813-7494-9844

    Facebook X (Twitter) YouTube WhatsApp

    Prabowo Salurkan Kredit Rp53 Triliun, Ojol hingga Petani Dapat Peluang Kembangkan Usaha

    October 22, 2026

    Hujan Mulai Guyur Sumatra dan Kalimantan, BMKG Sebar Dry Ice dan Garam untuk Tekan Karhutla

    October 21, 2026

    HMI Geruduk DPRD Riau, Desak Menteri Kehutanan Dicopot dan Korporasi Terkait Karhutla Diusut

    October 21, 2026

    Harga Sawit Riau Bergerak Berlawanan, Swadaya Naik Plasma Justru Turun 

    October 21, 2026
    Filosofi
    Filosofi

    Pewartaan membutuhkan kemerdekaan yang terarah untuk memenuhi berbagai fungsi kontrol, baik sosial, ekonomi, maupun politik.

    MerdekaPos.com memegang konsep kemerdekaan yang terarah yang berpihak kepada rakyat.

    Karena MerdekaPos.com ditulis dan dikelola oleh rakyat, untuk rakat dan bagi rakyat.

    Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
    Our Picks

    Prabowo Salurkan Kredit Rp53 Triliun, Ojol hingga Petani Dapat Peluang Kembangkan Usaha

    October 22, 2026

    Hujan Mulai Guyur Sumatra dan Kalimantan, BMKG Sebar Dry Ice dan Garam untuk Tekan Karhutla

    October 21, 2026

    HMI Geruduk DPRD Riau, Desak Menteri Kehutanan Dicopot dan Korporasi Terkait Karhutla Diusut

    October 21, 2026
    Most Popular

    Wow, Ternyata Riau Miliki Patung Karya I Nyoman Nuarta

    August 17, 2024154

    Budi Arie Buka Konferda PROJO Jatim, Tekankan Transformasi Menuju Gerakan Rakyat

    April 12, 202667

    Projo Riau Mendukung Figur Yang Serius Dalam Memimpin Daerahnya

    May 2, 202457
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Go to mobile version