Close Menu
    What's Hot

    Kejaksaan Agung Geledah Puluhan Lokasi di Riau dan Medan, Usut Dugaan Korupsi Ekspor CPO Disamarkan sebagai POME

    March 3, 2026

    Gubernur Riau Abdul Wahid Segera Disidang dalam Kasus Dugaan “Jatah Preman”

    March 3, 2026

    Pasokan BBM Aman 20 Hari ke Depan, Bahlil Pastikan Pemerintah Antisipasi Dampak Konflik Iran

    March 3, 2026
    What's Hot

    Kejaksaan Agung Geledah Puluhan Lokasi di Riau dan Medan, Usut Dugaan Korupsi Ekspor CPO Disamarkan sebagai POME

    March 3, 2026

    Gubernur Riau Abdul Wahid Segera Disidang dalam Kasus Dugaan “Jatah Preman”

    March 3, 2026

    Pasokan BBM Aman 20 Hari ke Depan, Bahlil Pastikan Pemerintah Antisipasi Dampak Konflik Iran

    March 3, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Tuesday, March 3
    Facebook X (Twitter) Instagram
    merdekapos.commerdekapos.com
    • Home
    • Nasional
    • Daerah
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Hubungi Kami
    merdekapos.commerdekapos.com
    Home»Nasional»Kejaksaan Agung Geledah Puluhan Lokasi di Riau dan Medan, Usut Dugaan Korupsi Ekspor CPO Disamarkan sebagai POME
    Nasional

    Kejaksaan Agung Geledah Puluhan Lokasi di Riau dan Medan, Usut Dugaan Korupsi Ekspor CPO Disamarkan sebagai POME

    merdeka-posBy merdeka-posMarch 3, 2026No Comments0 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    Gedung Kejaksaan Agung (Pic: Internet)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Merdekapos.com, Pekanbaru — Kejaksaan Agung (Kejagung) terus memperluas penyidikan kasus dugaan korupsi ekspor crude palm oil (CPO) yang diduga disamarkan sebagai palm oil mill effluent (POME). Dalam sepekan terakhir, tim penyidik melakukan penggeledahan di puluhan lokasi di Provinsi Riau dan Kota Medan.

    Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Syarief Sulaeman Nahdi, menyampaikan bahwa penggeledahan masih berlangsung di sejumlah titik. “Tim masih berada di lapangan untuk melakukan penggeledahan dan penyitaan,” ujarnya.

    Penggeledahan menyasar berbagai lokasi, mulai dari kantor perusahaan, rumah pribadi, pabrik kelapa sawit (PKS), hingga kebun sawit yang berada di wilayah Riau dan Medan. Langkah ini dilakukan untuk mengumpulkan alat bukti serta menelusuri dugaan penyimpangan dalam proses ekspor CPO dan produk turunannya pada periode 2022–2024.

    Dalam proses tersebut, penyidik juga melakukan penyitaan sejumlah aset. Barang bukti yang telah diamankan antara lain bidang tanah, pabrik kelapa sawit, alat berat, serta kendaraan operasional. Pemeriksaan saksi turut dilakukan langsung di lokasi guna mempercepat proses hukum dan mencegah potensi penghilangan barang bukti.

    Sanitiar Burhanuddin selaku Jaksa Agung telah menetapkan 11 orang sebagai tersangka dalam perkara ini. Mereka berasal dari berbagai latar belakang, termasuk aparatur sipil negara (ASN) di kementerian terkait, aparat kepabeanan, serta pihak swasta.

    Beberapa nama yang disebut di antaranya Lila Harsya Bachtiar (ASN Kementerian Perindustrian), FJR (ASN Direktorat Jenderal Bea dan Cukai), serta Muhammad Zulfikar (ASN KPBC Pekanbaru). Selain itu, sejumlah direktur perusahaan swasta juga turut ditetapkan sebagai tersangka.

    Kasus ini diduga melibatkan praktik manipulasi dokumen ekspor dengan menyamarkan CPO sebagai POME untuk menghindari ketentuan tertentu. Praktik tersebut berpotensi menimbulkan kerugian negara serta berdampak pada tata kelola perdagangan dan lingkungan.

    POME merupakan limbah cair hasil pengolahan kelapa sawit. Apabila tidak dikelola dengan baik, limbah ini dapat mencemari lingkungan dan merusak ekosistem. Namun, POME juga memiliki potensi sebagai sumber energi terbarukan apabila dimanfaatkan melalui teknologi yang tepat.

    Kejagung menegaskan bahwa penegakan hukum dalam perkara ini merupakan bagian dari upaya menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam rantai ekspor sawit nasional, sekaligus memastikan kepatuhan terhadap regulasi lingkungan dan perdagangan internasional.

    Hingga berita ini diturunkan, pihak kejaksaan belum merinci nilai pasti kerugian negara maupun detail teknis modus operandi yang digunakan para tersangka. Penyidikan masih difokuskan pada pemeriksaan saksi tambahan, pendalaman dokumen, serta kemungkinan penyitaan lanjutan apabila ditemukan barang bukti baru.

    Kejagung memastikan proses hukum akan berjalan secara profesional dan transparan, dengan komitmen menuntaskan perkara sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

    Laporan oleh Sony

    ekspor kejaksaan agung Korupsi CPO POME
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email
    merdeka-pos
    • Website

    Related Posts

    Pasokan BBM Aman 20 Hari ke Depan, Bahlil Pastikan Pemerintah Antisipasi Dampak Konflik Iran

    March 3, 2026

    PKB Dinilai Tidak Adil, Penagihan Pajak Kendaraan Bermotor Diminta Lebih Merata

    March 2, 2026

    Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026, Ini Dasar Penetapannya

    February 18, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Wow, Ternyata Riau Miliki Patung Karya I Nyoman Nuarta

    August 17, 2024137

    Kadis PUPR Riau sidak langsung flyover sudirman yang retak.

    September 8, 202350

    Buruan! Program Penghapusan Denda Pajak Di Riau Akan Segera Berakhir

    August 29, 202343

    Besok Pagi Mendagri Akan Melantik 10 Pj Gubernur

    September 4, 202333
    HO
    Nasional

    Kejaksaan Agung Geledah Puluhan Lokasi di Riau dan Medan, Usut Dugaan Korupsi Ekspor CPO Disamarkan sebagai POME

    By merdeka-posMarch 3, 20260

    Merdekapos.com, Pekanbaru — Kejaksaan Agung (Kejagung) terus memperluas penyidikan kasus dugaan korupsi ekspor crude palm…

    Gubernur Riau Abdul Wahid Segera Disidang dalam Kasus Dugaan “Jatah Preman”

    March 3, 2026

    Pasokan BBM Aman 20 Hari ke Depan, Bahlil Pastikan Pemerintah Antisipasi Dampak Konflik Iran

    March 3, 2026

    MQ-4C Triton AS Hilang Kontak di Selat Hormuz, Pentagon Masih Bungkam

    March 2, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Tentang Kami
    Tentang Kami

    Merdeka Pos adalah platform media daring dengan filosofi dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.

    Merdeka Pos ingin menjadi sumber informasi yang dipercaya.

    Email Us: maria.mektania@gmail.com
    Contact: +62 813-7494-9844

    Facebook X (Twitter) YouTube WhatsApp

    Kejaksaan Agung Geledah Puluhan Lokasi di Riau dan Medan, Usut Dugaan Korupsi Ekspor CPO Disamarkan sebagai POME

    March 3, 2026

    Gubernur Riau Abdul Wahid Segera Disidang dalam Kasus Dugaan “Jatah Preman”

    March 3, 2026

    Pasokan BBM Aman 20 Hari ke Depan, Bahlil Pastikan Pemerintah Antisipasi Dampak Konflik Iran

    March 3, 2026

    MQ-4C Triton AS Hilang Kontak di Selat Hormuz, Pentagon Masih Bungkam

    March 2, 2026
    Filosofi
    Filosofi

    Pewartaan membutuhkan kemerdekaan yang terarah untuk memenuhi berbagai fungsi kontrol, baik sosial, ekonomi, maupun politik.

    MerdekaPos.com memegang konsep kemerdekaan yang terarah yang berpihak kepada rakyat.

    Karena MerdekaPos.com ditulis dan dikelola oleh rakyat, untuk rakat dan bagi rakyat.

    Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
    Our Picks

    Kejaksaan Agung Geledah Puluhan Lokasi di Riau dan Medan, Usut Dugaan Korupsi Ekspor CPO Disamarkan sebagai POME

    March 3, 2026

    Gubernur Riau Abdul Wahid Segera Disidang dalam Kasus Dugaan “Jatah Preman”

    March 3, 2026

    Pasokan BBM Aman 20 Hari ke Depan, Bahlil Pastikan Pemerintah Antisipasi Dampak Konflik Iran

    March 3, 2026
    Most Popular

    Wow, Ternyata Riau Miliki Patung Karya I Nyoman Nuarta

    August 17, 2024137

    Kadis PUPR Riau sidak langsung flyover sudirman yang retak.

    September 8, 202350

    Buruan! Program Penghapusan Denda Pajak Di Riau Akan Segera Berakhir

    August 29, 202343
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Go to mobile version