Merdekapos.com, Pekanbaru – Rute penerbangan baru yang menghubungkan Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru dengan Sibolga kini resmi beroperasi. Penerbangan Pekanbaru–Sibolga ini dilayani oleh maskapai Wings Air dan menjadi langkah strategis dalam memperkuat konektivitas transportasi udara antarwilayah.
Pembukaan rute tersebut diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat, mendukung aktivitas pelaku usaha, serta mendorong perkembangan sektor pariwisata dan perekonomian daerah. Dengan waktu tempuh yang relatif lebih singkat, rute ini menjadi alternatif perjalanan yang lebih efisien dan nyaman bagi pengguna jasa transportasi udara.
General Manager Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II, Achmad, menyampaikan bahwa pengoperasian rute ini menandai terbentuknya jalur konektivitas udara baru antara Provinsi Riau dan wilayah Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Menurutnya, rute Pekanbaru–Sibolga merupakan hasil sinergi antara pengelola bandara, maskapai penerbangan, serta para pemangku kepentingan dalam upaya meningkatkan aksesibilitas dan pelayanan transportasi udara.
“Dengan hadirnya rute Pekanbaru–Sibolga, pilihan destinasi bagi pengguna jasa bandara menjadi semakin beragam,” ujar Achmad.
Ia menambahkan, pembukaan rute ini diharapkan dapat memperkuat jaringan penerbangan di wilayah Sumatera sekaligus mendorong pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di daerah. Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan rute penerbangan guna menghadirkan layanan yang aman, nyaman, dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Diketahui, sebelum mendarat membawa penumpang dari Pekanbaru ke Sibolga, pesawat Wings Air tersebut sebelumnya melayani rute Gunungsitoli–Pekanbaru. Rute Gunungsitoli–Pekanbaru sendiri telah dibuka beberapa bulan lalu dan mendapat sambutan positif dari masyarakat.
Pengoperasian penerbangan ini menjadi simbol semakin eratnya keterhubungan antarwilayah di Sumatera, di mana satu armada mampu menghubungkan berbagai destinasi, membuka peluang baru, serta memperpendek jarak antar daerah.
Laporan oleh Dipa


