Close Menu
    What's Hot

    Krisis BBM Menguat, Konflik Global Dorong Peralihan ke Kendaraan Listrik

    March 28, 2026

    Perang Iran Picu Krisis BBM Global, Sejumlah Negara Terapkan Kebijakan Darurat Energi

    March 28, 2026

    PROJO Apresiasi Arahan Presiden Prabowo Usut Tuntas Kasus Penyerangan Aktivis Andrie Yunus

    March 16, 2026
    What's Hot

    Krisis BBM Menguat, Konflik Global Dorong Peralihan ke Kendaraan Listrik

    March 28, 2026

    Perang Iran Picu Krisis BBM Global, Sejumlah Negara Terapkan Kebijakan Darurat Energi

    March 28, 2026

    PROJO Apresiasi Arahan Presiden Prabowo Usut Tuntas Kasus Penyerangan Aktivis Andrie Yunus

    March 16, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Sunday, March 29
    Facebook X (Twitter) Instagram
    merdekapos.commerdekapos.com
    • Home
    • Nasional
    • Daerah
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Hubungi Kami
    merdekapos.commerdekapos.com
    Home»Politics»World»Mendorong Masa Depan Hijau: Kemajuan Terbaru dalam Pasar Karbon Perjanjian Paris.
    World

    Mendorong Masa Depan Hijau: Kemajuan Terbaru dalam Pasar Karbon Perjanjian Paris.

    merdeka-posBy merdeka-posFebruary 21, 2025Updated:July 25, 2025No Comments2 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    ilustrasi
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Merdekapos.com, Bhutan – Dalam sebuah langkah signifikan menuju pengoperasian pasar karbon global, Badan Pengawas Artikel 6.4 menyelesaikan rapat ke-15 mereka di Hotel Taj Tashi, Thimphu, Bhutan, Pada 12-16 Februari 2025.

    Rapat ini menandai kemajuan penting dalam menyusun panduan yang akan mengatur mekanisme perdagangan karbon di bawah Perjanjian Paris.

    Setelah bertahun-tahun negosiasi yang penuh tantangan, pengesahan aturan Artikel 6 pada Konferensi Para Pihak ke-29 (COP29) menjadi tonggak sejarah bagi komunitas global. Kini, pasar yang dikenal sebagai Mekanisme Pemberian Kredit Perjanjian Paris (PACM) siap untuk menghilangkan hambatan-hambatan yang sebelumnya menghalangi operasionalisasi.

    Dalam rapat kali ini, sejumlah agenda krusial dibahas, termasuk pengembangan standar metodologis untuk penetapan baseline dan tambahan, serta peluncuran registri mekanisme sementara.

    Badan Pengawas juga melakukan revisi terhadap aturan transisi dari Mekanisme Pembangunan Bersih (CDM) ke Artikel 6.4 dan memperbarui prosedur siklus kegiatan yang mengatur proyek pengurangan emisi.

    Salah satu topik menarik adalah penetapan baseline, yang berfungsi sebagai acuan untuk mengukur pengurangan emisi.

    Para anggota membahas penggunaan ‘whitelist’ dan ‘blacklist’ untuk menentukan kelayakan proyek dalam memperoleh kredit karbon. Meskipun ada perdebatan, Badan Pengawas menyarankan agar penetapan kelayakan didasarkan pada tes tambahan, tanpa perlu kategorisasi yang kaku.

    Diskusi juga menyentuh tentang penyesuaian ke bawah, yang bertujuan untuk memastikan pengukuran pengurangan emisi lebih konservatif sejalan dengan tujuan iklim global.

    Badan Pengawas merekomendasikan agar penyesuaian ini tidak terlalu terikat pada target nasional, memberikan kebebasan lebih bagi negara-negara untuk menyesuaikan pendekatan mereka.

    Dengan penekanan pada transparansi dan keterlibatan pemangku kepentingan, rapat ini juga menyoroti pentingnya melibatkan komunitas lokal dalam pengembangan proyek karbon.

    Keterlibatan ini tidak hanya penting untuk keberhasilan proyek, tetapi juga untuk membangun kepercayaan publik yang lebih besar terhadap mekanisme ini.

    Narasumber utama dalam rapat ini adalah Dr. Maya Sharma, anggota Badan Pengawas yang menyatakan, “Kami berkomitmen untuk menciptakan kerangka kerja yang transparan dan inklusif, sehingga semua pihak dapat berkontribusi dalam upaya pengurangan emisi global.”

    Kemajuan yang dicapai dalam rapat ini menunjukkan komitmen global untuk menghadapi tantangan perubahan iklim melalui inovasi dan kolaborasi.

    Dengan langkah-langkah ini, pasar karbon diharapkan dapat memainkan peran kunci dalam membantu negara-negara mencapai target pengurangan emisi mereka dan mendorong pembangunan berkelanjutan di seluruh dunia.

    Pasar karbon Perjanjian Paris kini semakin dekat untuk beroperasi, menawarkan harapan baru dalam perjuangan melawan perubahan iklim.

    Semua mata kini tertuju pada langkah-langkah selanjutnya yang akan diambil oleh Badan Pengawas dan komunitas global dalam mewujudkan masa depan yang lebih hijau.

    Laporan oleh Dipa

    Pasar karbon
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email
    merdeka-pos
    • Website

    Related Posts

    Rudal Iran Hantam Pangkalan AS di Qatar, Ketegangan Timur Tengah Kian Meluas

    March 4, 2026

    MQ-4C Triton AS Hilang Kontak di Selat Hormuz, Pentagon Masih Bungkam

    March 2, 2026

    Raja Kartel El Mencho Gugur, Meksiko Diguncang Gelombang Kekerasan

    February 23, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Wow, Ternyata Riau Miliki Patung Karya I Nyoman Nuarta

    August 17, 2024138

    Kadis PUPR Riau sidak langsung flyover sudirman yang retak.

    September 8, 202350

    Buruan! Program Penghapusan Denda Pajak Di Riau Akan Segera Berakhir

    August 29, 202344

    Besok Pagi Mendagri Akan Melantik 10 Pj Gubernur

    September 4, 202334
    HO
    Daerah

    Krisis BBM Menguat, Konflik Global Dorong Peralihan ke Kendaraan Listrik

    By merdeka-posMarch 28, 20260

    Merdekapos.com, Pekanbaru — Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) kembali menjadi sorotan di tengah ketidakpastian…

    Perang Iran Picu Krisis BBM Global, Sejumlah Negara Terapkan Kebijakan Darurat Energi

    March 28, 2026

    PROJO Apresiasi Arahan Presiden Prabowo Usut Tuntas Kasus Penyerangan Aktivis Andrie Yunus

    March 16, 2026

    Pesawat Garuda Indonesia Alami Kerusakan Setelah Mendarat di Pekanbaru, Penyebab Masih Diselidiki

    March 7, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Tentang Kami
    Tentang Kami

    Merdeka Pos adalah platform media daring dengan filosofi dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.

    Merdeka Pos ingin menjadi sumber informasi yang dipercaya.

    Email Us: maria.mektania@gmail.com
    Contact: +62 813-7494-9844

    Facebook X (Twitter) YouTube WhatsApp

    Krisis BBM Menguat, Konflik Global Dorong Peralihan ke Kendaraan Listrik

    March 28, 2026

    Perang Iran Picu Krisis BBM Global, Sejumlah Negara Terapkan Kebijakan Darurat Energi

    March 28, 2026

    PROJO Apresiasi Arahan Presiden Prabowo Usut Tuntas Kasus Penyerangan Aktivis Andrie Yunus

    March 16, 2026

    Pesawat Garuda Indonesia Alami Kerusakan Setelah Mendarat di Pekanbaru, Penyebab Masih Diselidiki

    March 7, 2026
    Filosofi
    Filosofi

    Pewartaan membutuhkan kemerdekaan yang terarah untuk memenuhi berbagai fungsi kontrol, baik sosial, ekonomi, maupun politik.

    MerdekaPos.com memegang konsep kemerdekaan yang terarah yang berpihak kepada rakyat.

    Karena MerdekaPos.com ditulis dan dikelola oleh rakyat, untuk rakat dan bagi rakyat.

    Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
    Our Picks

    Krisis BBM Menguat, Konflik Global Dorong Peralihan ke Kendaraan Listrik

    March 28, 2026

    Perang Iran Picu Krisis BBM Global, Sejumlah Negara Terapkan Kebijakan Darurat Energi

    March 28, 2026

    PROJO Apresiasi Arahan Presiden Prabowo Usut Tuntas Kasus Penyerangan Aktivis Andrie Yunus

    March 16, 2026
    Most Popular

    Wow, Ternyata Riau Miliki Patung Karya I Nyoman Nuarta

    August 17, 2024138

    Kadis PUPR Riau sidak langsung flyover sudirman yang retak.

    September 8, 202350

    Buruan! Program Penghapusan Denda Pajak Di Riau Akan Segera Berakhir

    August 29, 202344
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Go to mobile version