Close Menu
    What's Hot

    Prabowo Salurkan Kredit Rp53 Triliun, Ojol hingga Petani Dapat Peluang Kembangkan Usaha

    October 22, 2026

    Hujan Mulai Guyur Sumatra dan Kalimantan, BMKG Sebar Dry Ice dan Garam untuk Tekan Karhutla

    October 21, 2026

    HMI Geruduk DPRD Riau, Desak Menteri Kehutanan Dicopot dan Korporasi Terkait Karhutla Diusut

    October 21, 2026
    What's Hot

    Prabowo Salurkan Kredit Rp53 Triliun, Ojol hingga Petani Dapat Peluang Kembangkan Usaha

    October 22, 2026

    Hujan Mulai Guyur Sumatra dan Kalimantan, BMKG Sebar Dry Ice dan Garam untuk Tekan Karhutla

    October 21, 2026

    HMI Geruduk DPRD Riau, Desak Menteri Kehutanan Dicopot dan Korporasi Terkait Karhutla Diusut

    October 21, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Saturday, October 24
    Facebook X (Twitter) Instagram
    merdekapos.commerdekapos.com
    • Home
    • Nasional
    • Daerah
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Hubungi Kami
    merdekapos.commerdekapos.com
    Home»Ekonomi»Serangan Ganda: Sawit RI Terjepit Tarif AS dan Regulasi Eropa
    Ekonomi

    Serangan Ganda: Sawit RI Terjepit Tarif AS dan Regulasi Eropa

    merdeka-posBy merdeka-posJune 10, 2025No Comments2 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    Serangan ganda! Industri sawit indonesia terjepit diantara tarif AS dan regulasi Eropa. Bagaimana nasib petani dan perekonomian kita? #sawitdalambahaya
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Merdekapos.com, Jakarta – Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Eddy Martono, membeberkan sejumlah persoalan besar yang tengah membelit industri kelapa sawit nasional. Salah satu tantangan utama datang dari kebijakan pemerintah Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Donald Trump, yang mulai memberlakukan tarif tinggi pada April 2025.

    Menurut Eddy, bea masuk sebesar 32 persen terhadap produk minyak sawit dari Indonesia memberi pukulan telak terhadap daya saing ekspor ke Negeri Paman Sam. “Kebijakan ini membuat kita sulit bertahan di pasar Amerika,” ungkap Eddy dalam sebuah diskusi yang digelar di Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat, Selasa (10/06/2025).

    Ia menambahkan, tekanan eksternal ini memperburuk stagnasi produksi sawit yang telah berlangsung selama lima tahun terakhir. Sejak 2020 hingga 2024, pertumbuhan produksi hanya berkisar 0,42 persen per tahun. Lambannya laju produksi, kata Eddy, dipicu oleh masalah klasik seperti keterbatasan tenaga kerja dan kurangnya pergerakan di pasar global.

    Di sisi lain, sektor ini juga harus bersiap menghadapi tantangan dari Eropa. Eddy menyoroti diberlakukannya Regulasi Deforestasi Uni Eropa (EUDR) pada akhir 2025, yang mengharuskan semua produk yang masuk ke pasar Eropa terbukti tidak berasal dari lahan hasil deforestasi. Setiap produk akan menjalani pengecekan acak dengan tingkat inspeksi minimal 3 persen.

    “Persyaratan ini cukup membebani, apalagi bagi petani kecil. Kami sedang membangun sistem nasional agar semua pihak bisa patuh dan siap menghadapi aturan ini,” jelasnya.

    Selain itu, faktor eksternal lain yang dinilai berisiko tinggi adalah ketidakstabilan ekonomi global. Konflik bersenjata di Timur Tengah, ketegangan antara India dan Pakistan, serta perang dagang yang belum mereda dengan Tiongkok, menjadi momok tersendiri bagi kelancaran distribusi dan fluktuasi harga komoditas.

    “Kondisi geopolitik seperti di Timur Tengah, misalnya, berdampak langsung terhadap kenaikan harga energi dan gangguan jalur pelayaran internasional. Akhirnya, ongkos logistik dan energi dalam industri sawit juga ikut melonjak,” ujar Eddy.

    Menghadapi berbagai tekanan ini, Eddy menekankan pentingnya kebijakan domestik yang proaktif serta diplomasi perdagangan yang kuat agar industri sawit Indonesia tetap punya posisi kompetitif di kancah internasional.

    Laporan oleh Dipa

    Amerika serikat ekspor sawit indonesia Uni eropa
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email
    merdeka-pos
    • Website

    Related Posts

    DJP Siapkan AI Pelacak Kekayaan, Transaksi Bisnis hingga Sawit Jadi Sorotan

    October 16, 2026

    BUMN Dirampingkan Besar-besaran, Kursi Direksi dan Komisaris Terancam, Danantara Diuji

    October 13, 2026

    AS Tahan Produk Sawit Indonesia, Isu Kerja Paksa Jadi Alarm Serius bagi Industri Nasional

    October 5, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Wow, Ternyata Riau Miliki Patung Karya I Nyoman Nuarta

    August 17, 2024154

    Budi Arie Buka Konferda PROJO Jatim, Tekankan Transformasi Menuju Gerakan Rakyat

    April 12, 202667

    Projo Riau Mendukung Figur Yang Serius Dalam Memimpin Daerahnya

    May 2, 202457

    Calon Walikota dan Wakil Walikota Siap Mengikuti Debat, Ini Jadwalnya

    October 25, 202453
    HO
    Nasional

    Prabowo Salurkan Kredit Rp53 Triliun, Ojol hingga Petani Dapat Peluang Kembangkan Usaha

    By merdeka-posOctober 22, 20260

    Merdekapos.com,Jakarta – Harapan baru bagi jutaan masyarakat kecil. Presiden Prabowo Subianto menyerahkan secara simbolis kredit…

    Hujan Mulai Guyur Sumatra dan Kalimantan, BMKG Sebar Dry Ice dan Garam untuk Tekan Karhutla

    October 21, 2026

    HMI Geruduk DPRD Riau, Desak Menteri Kehutanan Dicopot dan Korporasi Terkait Karhutla Diusut

    October 21, 2026

    Harga Sawit Riau Bergerak Berlawanan, Swadaya Naik Plasma Justru Turun 

    October 21, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Tentang Kami
    Tentang Kami

    Merdeka Pos adalah platform media daring dengan filosofi dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.

    Merdeka Pos ingin menjadi sumber informasi yang dipercaya.

    Email Us: maria.mektania@gmail.com
    Contact: +62 813-7494-9844

    Facebook X (Twitter) YouTube WhatsApp

    Prabowo Salurkan Kredit Rp53 Triliun, Ojol hingga Petani Dapat Peluang Kembangkan Usaha

    October 22, 2026

    Hujan Mulai Guyur Sumatra dan Kalimantan, BMKG Sebar Dry Ice dan Garam untuk Tekan Karhutla

    October 21, 2026

    HMI Geruduk DPRD Riau, Desak Menteri Kehutanan Dicopot dan Korporasi Terkait Karhutla Diusut

    October 21, 2026

    Harga Sawit Riau Bergerak Berlawanan, Swadaya Naik Plasma Justru Turun 

    October 21, 2026
    Filosofi
    Filosofi

    Pewartaan membutuhkan kemerdekaan yang terarah untuk memenuhi berbagai fungsi kontrol, baik sosial, ekonomi, maupun politik.

    MerdekaPos.com memegang konsep kemerdekaan yang terarah yang berpihak kepada rakyat.

    Karena MerdekaPos.com ditulis dan dikelola oleh rakyat, untuk rakat dan bagi rakyat.

    Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
    Our Picks

    Prabowo Salurkan Kredit Rp53 Triliun, Ojol hingga Petani Dapat Peluang Kembangkan Usaha

    October 22, 2026

    Hujan Mulai Guyur Sumatra dan Kalimantan, BMKG Sebar Dry Ice dan Garam untuk Tekan Karhutla

    October 21, 2026

    HMI Geruduk DPRD Riau, Desak Menteri Kehutanan Dicopot dan Korporasi Terkait Karhutla Diusut

    October 21, 2026
    Most Popular

    Wow, Ternyata Riau Miliki Patung Karya I Nyoman Nuarta

    August 17, 2024154

    Budi Arie Buka Konferda PROJO Jatim, Tekankan Transformasi Menuju Gerakan Rakyat

    April 12, 202667

    Projo Riau Mendukung Figur Yang Serius Dalam Memimpin Daerahnya

    May 2, 202457
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Go to mobile version