Merdekapos.com, Pekanbaru -Polisi telah mengidentifikasi korban dalam kasus penikaman dan penembakan oleh orang tak dikenal (OTK) di Pekanbaru, Riau. Korban diketahui sebagai mantan pegawai honorer Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Pekanbaru.
“Korban berinisial FJ, seorang mantan honorer di DLHK Pekanbaru,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bery Juana, pada Selasa (7/1/2025).
Menurut Bery, FJ telah diberhentikan dari pekerjaannya dua bulan lalu. Sebelumnya, ia bertugas menarik retribusi sampah untuk dinas tersebut.
“Kami mendapatkan informasi bahwa FJ sudah tidak lagi bekerja di DLHK. Proses penyelidikan termasuk olah tempat kejadian perkara (TKP) telah dilakukan bersama tim laboratorium forensik dan Polsek Tenayan Raya,” tambahnya.
Kejadian ini berlangsung pada Senin (6/1/2025), saat FJ sedang menarik retribusi sampah di Jalan Hang Tuah, Pekanbaru. Dua orang tak dikenal mendekati FJ dan langsung menikamnya. Tidak hanya itu, pelaku juga sempat melepaskan dua kali tembakan, yang membuat situasi di lokasi menjadi panik.
Polisi segera mendatangi tempat kejadian setelah menerima laporan. Mereka telah melakukan olah TKP, mengumpulkan berbagai bukti, serta meminta keterangan dari para saksi untuk mengungkap kasus ini.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, pelaku menyerang korban dengan pisau hingga korban mengalami luka serius. Selain itu, saksi mendengar suara tembakan senjata api sebanyak dua kali yang dilepaskan oleh pelaku.
“Saat itu, ada dua orang yang datang menggunakan sepeda motor. Mereka meminta uang sampah kepada saya, tetapi saya minta mereka menunjukkan kwitansi sebagai bukti pertanggungjawaban. Kemudian, mereka kembali ke motor untuk mengambil kertas,” jelas Aris, salah satu saksi, kepada wartawan.
Tidak lama kemudian, dua orang tak dikenal yang mengendarai sepeda motor mendekati korban dan langsung menikamnya. Korban yang terluka mencoba melarikan diri ke arah rumah toko milik Aris, tetapi pelaku mengejarnya dan kembali menyerang dengan pisau.
Polisi terus berupaya mengungkap kasus ini. Selain memburu pelaku, petugas juga tengah mencari keberadaan korban untuk memastikan di mana ia dirawat. Hingga kini, setelah mendatangi beberapa rumah sakit, keberadaan korban belum diketahui.
“Saat ini, kami masih menyelidiki siapa pelakunya,” pungkas Kompol Bery Juana.
Laporan oleh dipa


