Close Menu
    What's Hot

    Gunung Berapi Tidur di Ethiopia Mendadak Meletus Setelah Seratus Dua Puluh Abad

    November 28, 2025

    Harga TBS Riau Menguat Jelang Akhir November, Plasma dan Swadaya Kompak Naik

    November 26, 2025

    Renvoi MK dan Dampaknya terhadap Kebijakan Penertiban Kawasan Hutan

    November 25, 2025
    What's Hot

    Gunung Berapi Tidur di Ethiopia Mendadak Meletus Setelah Seratus Dua Puluh Abad

    November 28, 2025

    Harga TBS Riau Menguat Jelang Akhir November, Plasma dan Swadaya Kompak Naik

    November 26, 2025

    Renvoi MK dan Dampaknya terhadap Kebijakan Penertiban Kawasan Hutan

    November 25, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Friday, November 28
    Facebook X (Twitter) Instagram
    merdekapos.commerdekapos.com
    • Home
    • Nasional
    • Daerah
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Hubungi Kami
    merdekapos.commerdekapos.com
    Home»Health»H5N5 Pertama Kali Menginfeksi Manusia, Indonesia Diminta Siaga
    Health

    H5N5 Pertama Kali Menginfeksi Manusia, Indonesia Diminta Siaga

    merdeka-posBy merdeka-posNovember 21, 2025No Comments1 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    Ilustrasi sampel H5N5 yang dikaitkan dengan kasus flu burung terbaru. (Sumber: greenmemag)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Merdekapos.com, Jakarta — Otoritas kesehatan Amerika Serikat (AS) mengonfirmasi kasus pertama infeksi manusia akibat virus flu burung H5N5. Pasien merupakan pria lanjut usia dari Grays Harbor County, Washington, yang kini dirawat dalam kondisi kritis. Temuan ini menjadi kasus pertama di dunia untuk subtipe H5N5 pada manusia.

    Kasus ini memicu perhatian global karena H5N5 sebelumnya hanya terdeteksi pada unggas liar dan unggas domestik. Penyelidikan epidemiologi AS belum menemukan bukti penularan antarmanusia, sementara pemantauan terhadap kontak dekat pasien tidak menunjukkan gejala mencurigakan.

    Ahli epidemiologi Global Health Security, Dicky Budiman, menilai temuan ini tetap harus dicermati mengingat setiap lompatan virus avian influenza ke manusia memberi peluang virus beradaptasi.

    “Belum menunjukkan tanda potensi pandemi, tetapi ini situasi serius yang harus dikawal ketat,” ujarnya, Rabu (19/11/2025) dikutip dari Tribunnews.

    Dicky menjelaskan, setiap subtipe baru yang berhasil menginfeksi manusia berpotensi menambah akumulasi mutasi. Dugaan sementara, pasien terpapar dari unggas liar atau unggas di lingkungan sekitar rumahnya. Otoritas setempat kini menelusuri apakah ada kematian unggas di wilayah tersebut.

    Dalam setahun terakhir, WHO dan CDC mencatat peningkatan aktivitas flu burung H5 lineage lainnya seperti; H5N1, H5N2, dan H5N6 yang telah menginfeksi mamalia laut, rubah, hingga beruang. Tren ini menunjukkan bahwa virus semakin sering melintasi batas spesies, sehingga kasus H5N5 pada manusia menjadi bagian dari pola perubahan global tersebut.

    Bagaimana Dampaknya untuk Indonesia?

    Menurut Dicky, peluang masuknya H5N5 ke Indonesia masih rendah, namun bukan berarti tidak ada. Indonesia memiliki sejumlah faktor risiko, di antaranya:

    • Berada di jalur migrasi burung internasional (East Asian–Australasian Flyway).
    • Banyaknya peternakan tradisional yang berinteraksi dekat dengan unggas liar.
    • Pasar unggas hidup yang belum seluruhnya tertata.
    • Biosekuriti peternakan rakyat yang belum merata.

    Indonesia juga memiliki sejarah panjang dengan flu burung H5N1. Data Kementerian Kesehatan mencatat 199 kasus H5N1 dengan 167 kematian pada periode Juni 2005–Desember 2016. Sementara laporan Emerging Infectious Diseases menyebut 200 kasus dan 168 kematian sepanjang 2005–2017 (CFR ~84%).

    H5N5 sendiri adalah subtipe influenza A yang umumnya beredar pada burung liar. Meski berbeda clade dari H5N1, keduanya sama-sama dapat menyebabkan kematian pada unggas. Hingga kini tidak ada bukti H5N5 mampu bertahan atau menular secara efisien pada manusia.

    Dicky merekomendasikan sejumlah langkah untuk memperkuat kesiapsiagaan nasional:

    1. Pengawasan unggas dan lingkungan, terutama di jalur migrasi burung air, pasar unggas, pantai, dan peternakan rakyat.
    2. Penguatan kapasitas laboratorium, sistem surveilans cepat, kesiapan rumah sakit, APD, dan antiviral.
    3. Edukasi biosekuriti bagi peternak, terutama saat musim hujan ketika interaksi unggas liar–domestik meningkat.
    4. Koordinasi lintas sektor melalui pendekatan One Health, melibatkan Kemenkes, Kementan, KLHK, BMKG, dan BNPB.

    WHO dan CDC menilai risiko H5N5 terhadap masyarakat umum di AS masih rendah. Meski demikian, pemantauan diperketat terutama di peternakan unggas sekitar lokasi pasien.

    Dicky menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu panik. “Tidak ada bukti transmisi manusia ke manusia untuk H5N5,” katanya.

    Ia mengingatkan pentingnya pelaporan unggas mati mendadak, investigasi sumber paparan, serta kesiapsiagaan lintas sektor guna mencegah risiko zoonosis lebih lanjut.

    Laporan oleh Dipa

    Amerika serikat CDC Flu Burung Global Health H5N5 Kemenkes Virus WHO Zoonosis
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email
    merdeka-pos
    • Website

    Related Posts

    Kisah Rahim Copot Jadi Polemik, POGI Angkat Suara Luruskan Fakta Medis

    November 18, 2025

    Kesehatan Mental Jadi Kunci Hidup Seimbang di Era Modern

    October 30, 2025

    BPJS Kesehatan Dapat Suntikan Dana Rp20 Triliun, Menkeu: Bukan untuk Tutup Tunggakan Peserta

    October 24, 2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Wow, Ternyata Riau Miliki Patung Karya I Nyoman Nuarta

    August 17, 2024125

    Kadis PUPR Riau sidak langsung flyover sudirman yang retak.

    September 8, 202350

    Buruan! Program Penghapusan Denda Pajak Di Riau Akan Segera Berakhir

    August 29, 202343

    Besok Pagi Mendagri Akan Melantik 10 Pj Gubernur

    September 4, 202333
    HO
    World

    Gunung Berapi Tidur di Ethiopia Mendadak Meletus Setelah Seratus Dua Puluh Abad

    By merdeka-posNovember 28, 20251

    Merdekapos.com, Addis Ababa – Gunung berapi Hayli Gubbi di Ethiopia utara, yang selama ribuan tahun dianggap…

    Harga TBS Riau Menguat Jelang Akhir November, Plasma dan Swadaya Kompak Naik

    November 26, 2025

    Renvoi MK dan Dampaknya terhadap Kebijakan Penertiban Kawasan Hutan

    November 25, 2025

    RUU Sisdiknas: Bab Anti-Bullying Harus Lindungi Siswa Secara Nyata

    November 25, 2025
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Tentang Kami
    Tentang Kami

    Merdeka Pos adalah platform media daring dengan filosofi dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.

    Merdeka Pos ingin menjadi sumber informasi yang dipercaya.

    Email Us: maria.mektania@gmail.com
    Contact: +62 813-7494-9844

    Facebook X (Twitter) YouTube WhatsApp

    Gunung Berapi Tidur di Ethiopia Mendadak Meletus Setelah Seratus Dua Puluh Abad

    November 28, 2025

    Harga TBS Riau Menguat Jelang Akhir November, Plasma dan Swadaya Kompak Naik

    November 26, 2025

    Renvoi MK dan Dampaknya terhadap Kebijakan Penertiban Kawasan Hutan

    November 25, 2025

    RUU Sisdiknas: Bab Anti-Bullying Harus Lindungi Siswa Secara Nyata

    November 25, 2025
    Filosofi
    Filosofi

    Pewartaan membutuhkan kemerdekaan yang terarah untuk memenuhi berbagai fungsi kontrol, baik sosial, ekonomi, maupun politik.

    MerdekaPos.com memegang konsep kemerdekaan yang terarah yang berpihak kepada rakyat.

    Karena MerdekaPos.com ditulis dan dikelola oleh rakyat, untuk rakat dan bagi rakyat.

    Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
    Our Picks

    Gunung Berapi Tidur di Ethiopia Mendadak Meletus Setelah Seratus Dua Puluh Abad

    November 28, 2025

    Harga TBS Riau Menguat Jelang Akhir November, Plasma dan Swadaya Kompak Naik

    November 26, 2025

    Renvoi MK dan Dampaknya terhadap Kebijakan Penertiban Kawasan Hutan

    November 25, 2025
    Most Popular

    Wow, Ternyata Riau Miliki Patung Karya I Nyoman Nuarta

    August 17, 2024125

    Kadis PUPR Riau sidak langsung flyover sudirman yang retak.

    September 8, 202350

    Buruan! Program Penghapusan Denda Pajak Di Riau Akan Segera Berakhir

    August 29, 202343
    © 2025 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Go to mobile version