Close Menu
    What's Hot

    15 Juta Peserta PBI BPJS Dinonaktifkan, DPR Desak Pemerintah Pastikan Layanan Kesehatan Tetap Terjamin

    February 11, 2026

    Regenerasi Petani Era Gen Z Sebagai Motor Inovasi Pertanian, Ormas Projo Dorong Terwujudnya Era “Tech-Savvy Farming

    February 10, 2026

    Projo Tegaskan Dukungan untuk Presiden Prabowo dalam Mewujudkan Kedaulatan Pangan

    February 9, 2026
    What's Hot

    15 Juta Peserta PBI BPJS Dinonaktifkan, DPR Desak Pemerintah Pastikan Layanan Kesehatan Tetap Terjamin

    February 11, 2026

    Regenerasi Petani Era Gen Z Sebagai Motor Inovasi Pertanian, Ormas Projo Dorong Terwujudnya Era “Tech-Savvy Farming

    February 10, 2026

    Projo Tegaskan Dukungan untuk Presiden Prabowo dalam Mewujudkan Kedaulatan Pangan

    February 9, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Wednesday, February 11
    Facebook X (Twitter) Instagram
    merdekapos.commerdekapos.com
    • Home
    • Nasional
    • Daerah
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Hubungi Kami
    merdekapos.commerdekapos.com
    Home»Pendidikan»Jakarta Pilih Pendekatan Edukatif, Tolak Usulan Barak Militer untuk Anak Bermasalah
    Pendidikan

    Jakarta Pilih Pendekatan Edukatif, Tolak Usulan Barak Militer untuk Anak Bermasalah

    merdeka-posBy merdeka-posMay 13, 2025No Comments2 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    Ilustrasi : Sejumlah remaja mengikuti program pembinaan karakter sebagai bagian dari pendekatan edukatif Pemprov DKI dalam menangani kenakalan remaja, tanpa menerapkan sistem barak militer. (Sumber: Internet)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Merdekapos.com, Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memilih jalur berbeda dalam menangani permasalahan kenakalan remaja. Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa ibu kota memiliki pendekatan tersendiri yang tidak mengikuti kebijakan dari daerah lain, termasuk wacana memasukkan anak-anak bermasalah ke barak militer seperti yang direncanakan di Jawa Barat.

    “Jakarta adalah Jakarta. Kami tidak akan meniru kebijakan daerah lain,” ujar Pramono pada Sabtu, 3 Mei 2025, tanpa merinci lebih lanjut pendekatan yang dimaksud.

    Penjelasan lebih lengkap disampaikan beberapa hari kemudian oleh Staf Khusus Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Cyril Raoul Hakim atau Chico Hakim. Ia menegaskan bahwa Jakarta tidak akan mengadopsi kebijakan ala barak militer.

    “Jakarta punya cara sendiri untuk menata dan membina masyarakat, termasuk anak-anak muda,” kata Chico saat ditemui di Wihara Ekayana Arama, Jakarta Barat, Senin, 12 Mei 2025.

    Menurut Chico, pendekatan yang dipilih Jakarta lebih menitikberatkan pada penguatan aktivitas positif. Salah satu contohnya adalah memperpanjang waktu operasional ruang publik, seperti taman dan perpustakaan, agar remaja memiliki wadah yang sehat untuk berekspresi dan beraktivitas.

    “Kami memperluas jam operasional taman hingga malam hari, dan perpustakaan pun kini buka sampai pukul 10 malam. Ini memberi ruang aman dan produktif bagi anak-anak untuk menyalurkan kreativitasnya,” ujar Chico.

    Kebijakan tersebut sudah mulai menunjukkan hasil. Gubernur Pramono Anung mengungkapkan bahwa jumlah pengunjung di perpustakaan HB Jassin mengalami peningkatan signifikan sejak diberlakukannya jam operasional hingga larut malam.

    “Pengunjung perpustakaan HB Jassin meningkat hampir 53 persen setelah jam bukanya diperpanjang sampai pukul 10 malam,” kata Pramono dalam kunjungannya ke sana pada Jumat, 9 Mei 2025.

    Selain perpustakaan, museum dan taman-taman kota juga kini buka lebih lama untuk memberi ruang tumbuh dan ekspresi bagi generasi muda.

    Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sebelumnya mengusulkan pembinaan karakter anak-anak bermasalah melalui pendidikan semi-militer dengan melibatkan aparat TNI dan Polri. Program ini direncanakan dimulai secara bertahap pada 2 Mei 2025 di beberapa wilayah yang dinilai rawan kenakalan remaja.

    “Kita tidak mulai serentak di semua daerah, tapi dari wilayah yang paling siap dan rentan terlebih dahulu,” ujar Dedi

    Laporan oleh Dipa

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email
    merdeka-pos
    • Website

    Related Posts

    Prabowo: Pendidikan Kelas Dunia Kunci Masa Depan Indonesia

    January 21, 2026

    Sekolah Rakyat Hadir di Kuansing, Program Pembangunan Nasional Pertama di Riau

    January 12, 2026

    PAUD Jadi Fondasi Penting Pembentukan Karakter Anak Sejak Dini

    January 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Wow, Ternyata Riau Miliki Patung Karya I Nyoman Nuarta

    August 17, 2024132

    Kadis PUPR Riau sidak langsung flyover sudirman yang retak.

    September 8, 202350

    Buruan! Program Penghapusan Denda Pajak Di Riau Akan Segera Berakhir

    August 29, 202343

    Besok Pagi Mendagri Akan Melantik 10 Pj Gubernur

    September 4, 202333
    HO
    Health

    15 Juta Peserta PBI BPJS Dinonaktifkan, DPR Desak Pemerintah Pastikan Layanan Kesehatan Tetap Terjamin

    By merdeka-posFebruary 11, 20261

    Merdekapos.com, Jakarta -Penonaktifan sekitar 15 juta peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan oleh pemerintah…

    Regenerasi Petani Era Gen Z Sebagai Motor Inovasi Pertanian, Ormas Projo Dorong Terwujudnya Era “Tech-Savvy Farming

    February 10, 2026

    Projo Tegaskan Dukungan untuk Presiden Prabowo dalam Mewujudkan Kedaulatan Pangan

    February 9, 2026

    Olimpiade Musim Dingin Milano-Cortina 2026 Resmi Digelar di Italia

    February 6, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Tentang Kami
    Tentang Kami

    Merdeka Pos adalah platform media daring dengan filosofi dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.

    Merdeka Pos ingin menjadi sumber informasi yang dipercaya.

    Email Us: maria.mektania@gmail.com
    Contact: +62 813-7494-9844

    Facebook X (Twitter) YouTube WhatsApp

    15 Juta Peserta PBI BPJS Dinonaktifkan, DPR Desak Pemerintah Pastikan Layanan Kesehatan Tetap Terjamin

    February 11, 2026

    Regenerasi Petani Era Gen Z Sebagai Motor Inovasi Pertanian, Ormas Projo Dorong Terwujudnya Era “Tech-Savvy Farming

    February 10, 2026

    Projo Tegaskan Dukungan untuk Presiden Prabowo dalam Mewujudkan Kedaulatan Pangan

    February 9, 2026

    Olimpiade Musim Dingin Milano-Cortina 2026 Resmi Digelar di Italia

    February 6, 2026
    Filosofi
    Filosofi

    Pewartaan membutuhkan kemerdekaan yang terarah untuk memenuhi berbagai fungsi kontrol, baik sosial, ekonomi, maupun politik.

    MerdekaPos.com memegang konsep kemerdekaan yang terarah yang berpihak kepada rakyat.

    Karena MerdekaPos.com ditulis dan dikelola oleh rakyat, untuk rakat dan bagi rakyat.

    Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
    Our Picks

    15 Juta Peserta PBI BPJS Dinonaktifkan, DPR Desak Pemerintah Pastikan Layanan Kesehatan Tetap Terjamin

    February 11, 2026

    Regenerasi Petani Era Gen Z Sebagai Motor Inovasi Pertanian, Ormas Projo Dorong Terwujudnya Era “Tech-Savvy Farming

    February 10, 2026

    Projo Tegaskan Dukungan untuk Presiden Prabowo dalam Mewujudkan Kedaulatan Pangan

    February 9, 2026
    Most Popular

    Wow, Ternyata Riau Miliki Patung Karya I Nyoman Nuarta

    August 17, 2024132

    Kadis PUPR Riau sidak langsung flyover sudirman yang retak.

    September 8, 202350

    Buruan! Program Penghapusan Denda Pajak Di Riau Akan Segera Berakhir

    August 29, 202343
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Go to mobile version