Close Menu
    What's Hot

    Jokowi Sambut Kasus Ijazah dengan Fokus pada Transparansi Pendidikan

    February 12, 2026

    15 Juta Peserta PBI BPJS Dinonaktifkan, DPR Desak Pemerintah Pastikan Layanan Kesehatan Tetap Terjamin

    February 11, 2026

    Regenerasi Petani Era Gen Z Sebagai Motor Inovasi Pertanian, Ormas Projo Dorong Terwujudnya Era “Tech-Savvy Farming

    February 10, 2026
    What's Hot

    Jokowi Sambut Kasus Ijazah dengan Fokus pada Transparansi Pendidikan

    February 12, 2026

    15 Juta Peserta PBI BPJS Dinonaktifkan, DPR Desak Pemerintah Pastikan Layanan Kesehatan Tetap Terjamin

    February 11, 2026

    Regenerasi Petani Era Gen Z Sebagai Motor Inovasi Pertanian, Ormas Projo Dorong Terwujudnya Era “Tech-Savvy Farming

    February 10, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Thursday, February 12
    Facebook X (Twitter) Instagram
    merdekapos.commerdekapos.com
    • Home
    • Nasional
    • Daerah
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Hubungi Kami
    merdekapos.commerdekapos.com
    Home»Politics»Vatikan Gelar Conclave Hari Ini untuk Pilih Paus Baru, 133 Kardinal Ikut Menentukan
    Politics

    Vatikan Gelar Conclave Hari Ini untuk Pilih Paus Baru, 133 Kardinal Ikut Menentukan

    merdeka-posBy merdeka-posMay 7, 2025No Comments1 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    Kardinal dari berbagai negara bersiap mengikuti Conclave di Kapel Sistina, Vatikan, untuk memilih Paus baru dalam pemilihan yang bersifat tertutup dan ketat (Sumber: Internet).
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Merdekapos.com, Vatikan – Proses pemilihan Paus baru resmi dimulai hari ini, Rabu, 7 Mei 2025, di Kapel Sistina, Vatikan. Sebanyak 133 kardinal pemilih (elektor) akan mengikuti rangkaian pemungutan suara dalam conclave yang bersifat tertutup dan sangat ketat keamanannya.

    Para kardinal telah mengucapkan sumpah kerahasiaan dan menjalani isolasi total selama proses berlangsung guna menghindari pengaruh dari luar. Conclave diawali dengan Misa di Kapel Sistina pada pukul 10 pagi waktu Vatikan (sekitar pukul 15.00 WIB), sebelum tahapan pemilihan dimulai.

    Masing-masing kardinal akan menerima kertas suara bertuliskan frasa Latin “Eligo in summum pontificem” atau “Saya memilih Paus”. Mereka menuliskan nama kandidat pilihan secara hati-hati dengan gaya tulisan yang tidak mencolok, kemudian melipat kertas suara dan membawanya ke altar.

    Surat suara tersebut dimasukkan ke dalam guci khusus berbahan perunggu berlapis perak. Agar seorang kandidat terpilih menjadi Paus, ia harus memperoleh setidaknya dua pertiga dari jumlah suara yang masuk. Jika tidak terpenuhi, maka pemungutan suara akan diulang hingga empat kali dalam sehari: dua kali pagi dan dua kali sore.

    Apabila dalam tiga hari pertama belum diperoleh hasil, para kardinal akan diberi waktu jeda satu hari untuk berdoa dan merenung. Proses ini diulang setelah setiap tujuh pemungutan suara. Jika hingga 33 putaran masih belum ada hasil, pemilihan akan disempitkan hanya pada dua kandidat dengan suara tertinggi.

    Selama conclave berlangsung, sistem sinyal pengacak (jammer) dipasang untuk memblokir sinyal komunikasi apapun di sekitar Kapel Sistina. Bahkan, para kardinal tidak diperkenankan membawa alat tulis, ponsel, atau laptop sejak memasuki area konklaf. Semua aktivitas penghitungan suara dilakukan secara manual, sesuai tradisi berabad-abad.

    Asap berwarna juga masih digunakan sebagai penanda hasil pemungutan suara: jika belum ada Paus terpilih, akan muncul asap hitam (fumata nera) dari cerobong Kapel Sistina. Bila Paus sudah terpilih, asap putih (fumata bianca) akan membumbung ke langit, menandai momen bersejarah yang disambut sorak umat Katolik di Lapangan Santo Petrus.

    Menariknya, sekitar 80 persen peserta conclave kali ini berasal dari negara-negara berkembang atau yang disebut sebagai Global South, mencerminkan wajah Gereja Katolik yang semakin beragam.

    Sejumlah nama kandidat kuat telah mencuat ke publik, seperti Kardinal Luis Antonio Tagle dari Filipina, Kardinal Pietro Parolin dari Italia, Kardinal Peter Turkson dari Ghana, serta Kardinal Fridolin Ambongo dari Kongo.

    Namun begitu, banyak yang meyakini bahwa Paus terpilih bisa saja merupakan nama yang belum masuk dalam prediksi publik hal ini menjadi sebuah kejutan yang sering terjadi dalam sejarah pemilihan Paus.

    Laporan oleh Dipa

    Conclave Kapel sistina Pemilihan paus
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email
    merdeka-pos
    • Website

    Related Posts

    PROJO: Polri Harus Tetap Independen, Tidak di Bawah Kementerian

    January 29, 2026

    Denmark Pasang Garis Merah, Tolak Tekanan AS soal Greenland

    January 20, 2026

    Gunung Berapi Tidur di Ethiopia Mendadak Meletus Setelah Seratus Dua Puluh Abad

    November 28, 2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Wow, Ternyata Riau Miliki Patung Karya I Nyoman Nuarta

    August 17, 2024132

    Kadis PUPR Riau sidak langsung flyover sudirman yang retak.

    September 8, 202350

    Buruan! Program Penghapusan Denda Pajak Di Riau Akan Segera Berakhir

    August 29, 202343

    Besok Pagi Mendagri Akan Melantik 10 Pj Gubernur

    September 4, 202333
    HO
    Nasional

    Jokowi Sambut Kasus Ijazah dengan Fokus pada Transparansi Pendidikan

    By merdeka-posFebruary 12, 20261

    Merdekapos.com, Jakarta – Dibukanya salinan ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) ke publik oleh…

    15 Juta Peserta PBI BPJS Dinonaktifkan, DPR Desak Pemerintah Pastikan Layanan Kesehatan Tetap Terjamin

    February 11, 2026

    Regenerasi Petani Era Gen Z Sebagai Motor Inovasi Pertanian, Ormas Projo Dorong Terwujudnya Era “Tech-Savvy Farming

    February 10, 2026

    Projo Tegaskan Dukungan untuk Presiden Prabowo dalam Mewujudkan Kedaulatan Pangan

    February 9, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Tentang Kami
    Tentang Kami

    Merdeka Pos adalah platform media daring dengan filosofi dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.

    Merdeka Pos ingin menjadi sumber informasi yang dipercaya.

    Email Us: maria.mektania@gmail.com
    Contact: +62 813-7494-9844

    Facebook X (Twitter) YouTube WhatsApp

    Jokowi Sambut Kasus Ijazah dengan Fokus pada Transparansi Pendidikan

    February 12, 2026

    15 Juta Peserta PBI BPJS Dinonaktifkan, DPR Desak Pemerintah Pastikan Layanan Kesehatan Tetap Terjamin

    February 11, 2026

    Regenerasi Petani Era Gen Z Sebagai Motor Inovasi Pertanian, Ormas Projo Dorong Terwujudnya Era “Tech-Savvy Farming

    February 10, 2026

    Projo Tegaskan Dukungan untuk Presiden Prabowo dalam Mewujudkan Kedaulatan Pangan

    February 9, 2026
    Filosofi
    Filosofi

    Pewartaan membutuhkan kemerdekaan yang terarah untuk memenuhi berbagai fungsi kontrol, baik sosial, ekonomi, maupun politik.

    MerdekaPos.com memegang konsep kemerdekaan yang terarah yang berpihak kepada rakyat.

    Karena MerdekaPos.com ditulis dan dikelola oleh rakyat, untuk rakat dan bagi rakyat.

    Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
    Our Picks

    Jokowi Sambut Kasus Ijazah dengan Fokus pada Transparansi Pendidikan

    February 12, 2026

    15 Juta Peserta PBI BPJS Dinonaktifkan, DPR Desak Pemerintah Pastikan Layanan Kesehatan Tetap Terjamin

    February 11, 2026

    Regenerasi Petani Era Gen Z Sebagai Motor Inovasi Pertanian, Ormas Projo Dorong Terwujudnya Era “Tech-Savvy Farming

    February 10, 2026
    Most Popular

    Wow, Ternyata Riau Miliki Patung Karya I Nyoman Nuarta

    August 17, 2024132

    Kadis PUPR Riau sidak langsung flyover sudirman yang retak.

    September 8, 202350

    Buruan! Program Penghapusan Denda Pajak Di Riau Akan Segera Berakhir

    August 29, 202343
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Go to mobile version