Close Menu
    What's Hot

    15 Juta Peserta PBI BPJS Dinonaktifkan, DPR Desak Pemerintah Pastikan Layanan Kesehatan Tetap Terjamin

    February 11, 2026

    Regenerasi Petani Era Gen Z Sebagai Motor Inovasi Pertanian, Ormas Projo Dorong Terwujudnya Era “Tech-Savvy Farming

    February 10, 2026

    Projo Tegaskan Dukungan untuk Presiden Prabowo dalam Mewujudkan Kedaulatan Pangan

    February 9, 2026
    What's Hot

    15 Juta Peserta PBI BPJS Dinonaktifkan, DPR Desak Pemerintah Pastikan Layanan Kesehatan Tetap Terjamin

    February 11, 2026

    Regenerasi Petani Era Gen Z Sebagai Motor Inovasi Pertanian, Ormas Projo Dorong Terwujudnya Era “Tech-Savvy Farming

    February 10, 2026

    Projo Tegaskan Dukungan untuk Presiden Prabowo dalam Mewujudkan Kedaulatan Pangan

    February 9, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Wednesday, February 11
    Facebook X (Twitter) Instagram
    merdekapos.commerdekapos.com
    • Home
    • Nasional
    • Daerah
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Hubungi Kami
    merdekapos.commerdekapos.com
    Home»Nasional»8.400 Karyawan Sritex Terakhir Bekerja Hari Ini, Perusahaan Tutup 1 Maret 2025
    Nasional

    8.400 Karyawan Sritex Terakhir Bekerja Hari Ini, Perusahaan Tutup 1 Maret 2025

    merdeka-posBy merdeka-posFebruary 28, 2025No Comments1 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    Suasana di depan Sritex setelah PHK massal, ribuan pekerja harus mencari jalan baru (sumber: internet)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Merdekapos.com, Jakarta – Sebanyak 8.400 karyawan PT Sri Rejeki Isman (Sritex) di Sukoharjo, Jawa Tengah, menjalani hari kerja terakhir mereka pada Jumat (28/2/2025). Perusahaan tekstil besar ini akan menghentikan seluruh operasionalnya dan resmi ditutup pada 1 Maret 2025, bertepatan dengan awal Ramadhan.

    Menurut data Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Sukoharjo, seluruh karyawan terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) pada Rabu (26/2/2025).

    Kepala Disperinaker Sukoharjo, Sumarno, menyatakan bahwa setelah perusahaan berhenti beroperasi, seluruh aset dan manajemen akan berada di bawah kewenangan kurator.

    “Setelah melalui proses perundingan, keputusan PHK ditetapkan pada 26 Februari. Namun, para karyawan masih bekerja hingga 28 Februari, sebelum operasional perusahaan dihentikan sepenuhnya pada 1 Maret. Setelah itu, semua aset menjadi tanggung jawab kurator,” ujar Sumarno dalam konferensi pers di Menara Wijaya Setda Sukoharjo, Kamis (27/2/2025).

    Ia menambahkan bahwa setelah PHK diberlakukan, tanggung jawab pembayaran gaji dan pesangon akan dialihkan kepada kurator, sementara hak jaminan hari tua akan dikelola oleh BPJS Ketenagakerjaan.

    “Perusahaan tidak lagi bertanggung jawab. Semua kewenangan kini ada di tangan kurator,” tambahnya.

    Sebagai langkah mitigasi dampak PHK massal, Disperinaker Sukoharjo telah berupaya membantu para pekerja yang terdampak dengan menyediakan sekitar 8.000 lowongan kerja di berbagai perusahaan lain di wilayah tersebut.

    PHK Massal Sritex Jadi Perbincangan di Media Sosial

    Kabar mengenai penutupan PT Sritex dan PHK massal ini juga ramai diperbincangkan di media sosial, terutama di Facebook. Beberapa akun membagikan unggahan yang menyampaikan salam perpisahan kepada perusahaan tersebut.

    Sementara itu, saat dimintai konfirmasi mengenai nasib perusahaan, General Manager Sritex Group, Haryo Ngadiyono, menyatakan bahwa pihaknya masih menunggu hasil sidang di Pengadilan Negeri Semarang yang dijadwalkan berlangsung hari ini, 28 Februari 2025.

    “Kami masih menunggu hasil keputusan sidang di PN Semarang. Kita lihat hasilnya nanti,” ujar Haryo singkat.

    Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) PT Sritex, Widada, juga membenarkan bahwa sebagian buruh telah menerima surat PHK yang diserahkan oleh pihak kurator melalui manajemen perusahaan.

    ” Banyak buruh sudah mengisi dan menerima surat PHK. Dokumen ini juga diperlukan untuk pencairan jaminan hari tua,” ungkap Widada.

    Ia menambahkan bahwa dalam perundingan sebelumnya, hak-hak para pekerja, termasuk kompensasi yang harus dibayarkan, telah dibahas secara terbuka.

    Dengan tutupnya Sritex, industri tekstil nasional kehilangan salah satu pemain utamanya. Dampak dari penutupan ini tidak hanya dirasakan oleh para pekerja, tetapi juga oleh rantai pasokan dan industri terkait di sektor tekstil Indonesia.

    Laporan oleh Anto

    PHK masal Sritex
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email
    merdeka-pos
    • Website

    Related Posts

    Regenerasi Petani Era Gen Z Sebagai Motor Inovasi Pertanian, Ormas Projo Dorong Terwujudnya Era “Tech-Savvy Farming

    February 10, 2026

    Projo Tegaskan Dukungan untuk Presiden Prabowo dalam Mewujudkan Kedaulatan Pangan

    February 9, 2026

    Ingatkan Pandji Pragiwaksono, Projo: Kebebasan Berekspresi di publik ada batasnya

    January 10, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Wow, Ternyata Riau Miliki Patung Karya I Nyoman Nuarta

    August 17, 2024132

    Kadis PUPR Riau sidak langsung flyover sudirman yang retak.

    September 8, 202350

    Buruan! Program Penghapusan Denda Pajak Di Riau Akan Segera Berakhir

    August 29, 202343

    Besok Pagi Mendagri Akan Melantik 10 Pj Gubernur

    September 4, 202333
    HO
    Health

    15 Juta Peserta PBI BPJS Dinonaktifkan, DPR Desak Pemerintah Pastikan Layanan Kesehatan Tetap Terjamin

    By merdeka-posFebruary 11, 20262

    Merdekapos.com, Jakarta -Penonaktifan sekitar 15 juta peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan oleh pemerintah…

    Regenerasi Petani Era Gen Z Sebagai Motor Inovasi Pertanian, Ormas Projo Dorong Terwujudnya Era “Tech-Savvy Farming

    February 10, 2026

    Projo Tegaskan Dukungan untuk Presiden Prabowo dalam Mewujudkan Kedaulatan Pangan

    February 9, 2026

    Olimpiade Musim Dingin Milano-Cortina 2026 Resmi Digelar di Italia

    February 6, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Tentang Kami
    Tentang Kami

    Merdeka Pos adalah platform media daring dengan filosofi dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.

    Merdeka Pos ingin menjadi sumber informasi yang dipercaya.

    Email Us: maria.mektania@gmail.com
    Contact: +62 813-7494-9844

    Facebook X (Twitter) YouTube WhatsApp

    15 Juta Peserta PBI BPJS Dinonaktifkan, DPR Desak Pemerintah Pastikan Layanan Kesehatan Tetap Terjamin

    February 11, 2026

    Regenerasi Petani Era Gen Z Sebagai Motor Inovasi Pertanian, Ormas Projo Dorong Terwujudnya Era “Tech-Savvy Farming

    February 10, 2026

    Projo Tegaskan Dukungan untuk Presiden Prabowo dalam Mewujudkan Kedaulatan Pangan

    February 9, 2026

    Olimpiade Musim Dingin Milano-Cortina 2026 Resmi Digelar di Italia

    February 6, 2026
    Filosofi
    Filosofi

    Pewartaan membutuhkan kemerdekaan yang terarah untuk memenuhi berbagai fungsi kontrol, baik sosial, ekonomi, maupun politik.

    MerdekaPos.com memegang konsep kemerdekaan yang terarah yang berpihak kepada rakyat.

    Karena MerdekaPos.com ditulis dan dikelola oleh rakyat, untuk rakat dan bagi rakyat.

    Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
    Our Picks

    15 Juta Peserta PBI BPJS Dinonaktifkan, DPR Desak Pemerintah Pastikan Layanan Kesehatan Tetap Terjamin

    February 11, 2026

    Regenerasi Petani Era Gen Z Sebagai Motor Inovasi Pertanian, Ormas Projo Dorong Terwujudnya Era “Tech-Savvy Farming

    February 10, 2026

    Projo Tegaskan Dukungan untuk Presiden Prabowo dalam Mewujudkan Kedaulatan Pangan

    February 9, 2026
    Most Popular

    Wow, Ternyata Riau Miliki Patung Karya I Nyoman Nuarta

    August 17, 2024132

    Kadis PUPR Riau sidak langsung flyover sudirman yang retak.

    September 8, 202350

    Buruan! Program Penghapusan Denda Pajak Di Riau Akan Segera Berakhir

    August 29, 202343
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Go to mobile version