Close Menu
    What's Hot

    Prabowo: Pendidikan Kelas Dunia Kunci Masa Depan Indonesia

    January 21, 2026

    Harga TBS Sawit Riau Naik Periode 21–27 Januari 2026, Plasma dan Swadaya Menguat

    January 21, 2026

    Denmark Pasang Garis Merah, Tolak Tekanan AS soal Greenland

    January 20, 2026
    What's Hot

    Prabowo: Pendidikan Kelas Dunia Kunci Masa Depan Indonesia

    January 21, 2026

    Harga TBS Sawit Riau Naik Periode 21–27 Januari 2026, Plasma dan Swadaya Menguat

    January 21, 2026

    Denmark Pasang Garis Merah, Tolak Tekanan AS soal Greenland

    January 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Wednesday, January 21
    Facebook X (Twitter) Instagram
    merdekapos.commerdekapos.com
    • Home
    • Nasional
    • Daerah
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Hubungi Kami
    merdekapos.commerdekapos.com
    Home»Politics»World»Korea Selatan Gelar Pemilu Presiden Usai Presiden Yoon Suk Yeol Diberhentikan dari Jabatan
    World

    Korea Selatan Gelar Pemilu Presiden Usai Presiden Yoon Suk Yeol Diberhentikan dari Jabatan

    merdeka-posBy merdeka-posJune 3, 2025No Comments0 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    Warga Korea Selatan menggunakan hak pilih mereka di bilik suara selama pemilihan presiden luar biasa yang digelar pada Selasa (3/6/2025) | internet
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Merdekapos.com, Soul – Korea Selatan menggelar pemilihan presiden pada Selasa (3/6/2025), menyusul pemberhentian Presiden Yoon Suk Yeol dari jabatannya. Yoon dinyatakan tidak lagi menjabat setelah keputusan kontroversialnya menetapkan status darurat militer pada 3 Desember 2024 memicu gejolak politik dan penolakan publik secara luas.

    Seharusnya masa jabatan Yoon berakhir pada 2027. Namun, konstitusi Korea Selatan mengatur bahwa pemilu harus digelar dalam waktu 60 hari bila terjadi kekosongan kekuasaan. Langkah percepatan pemilu ini pun menjadi salah satu respons untuk menjaga stabilitas pemerintahan.

    Berikut kandidat resmi yang berlaga dalam kontestasi kali ini:

    1. Lee Jae Myung dari Partai Demokrat Korea,
    2. Kim Moon Soo dari Partai Kekuatan Rakyat (PPP),
    3. Kwon Young Guk dari Partai Buruh Demokrat,
    4. Lee Jun Seok dari Partai Reformasi Baru, dan
    5. Song Jin Ho sebagai calon independen.

    Berdasarkan hasil survei Gallup Korea terbaru, Lee Jae Myung memimpin dengan elektabilitas 46–49 persen, diikuti Kim Moon Soo dengan dukungan 35–37 persen. Sementara itu, Lee Jun Seok menempati posisi ketiga dengan perolehan 9–11 persen.

    Proses pemungutan suara dimulai pukul 06.00 dan berakhir pada pukul 20.00 waktu setempat (04.00–18.00 WIB). Komisi Pemilihan Umum menyebutkan sekitar 44,4 juta warga yang terdaftar memiliki hak pilih dari total populasi sekitar 52 juta jiwa.

    Penghitungan suara dilakukan segera setelah TPS ditutup, dan hasil resmi diperkirakan akan diumumkan malam harinya atau pada Rabu (4/6/2025) pagi. Presiden terpilih dijadwalkan langsung diambil sumpahnya pada hari yang sama.

    Seluruh kandidat menghadapi sejumlah tantangan strategis yang menjadi sorotan publik, antara lain:

    • Kebijakan dagang proteksionis dari Amerika Serikat,
    • Ketegangan militer dengan Korea Utara,
    • Krisis demografi akibat menurunnya angka kelahiran,
    • Hubungan bilateral dengan Tiongkok, serta
    • Isu kesetaraan gender dan perlindungan hak-hak perempuan.

    Berbagai isu tersebut diprediksi akan membentuk arah kebijakan baru pemerintahan pasca transisi.

    Meski sama-sama menganut sistem pemilu langsung, terdapat perbedaan signifikan antara pemilu presiden di Korea Selatan dan Indonesia:

    1. Masa Jabatan

    Indonesia: Presiden dapat menjabat maksimal dua periode selama 5 tahun per periode.

    Korea Selatan: Presiden hanya boleh menjabat satu periode (5 tahun) dan tidak bisa mencalonkan kembali.

    2. Sistem Pemilihan

    Indonesia: Menggunakan sistem dua putaran bila tidak ada pasangan yang memperoleh lebih dari 50 persen suara dan sebaran minimal di 20 persen provinsi.

    Korea Selatan: Sistem satu putaran; kandidat dengan suara terbanyak langsung menang.

    3. Jabatan Wakil Presiden

    Indonesia: Presiden dan wakil dipilih dalam satu paket suara.

    Korea Selatan: Tidak mengenal jabatan wakil presiden. Bila presiden lengser, perdana menteri bertindak sebagai pelaksana tugas.

    4. Pemilu Dalam Keadaan Khusus

    Indonesia: Pemilu hanya bisa dimajukan atau ditunda melalui mekanisme hukum dan politik yang sangat ketat.

    Korea Selatan: Bila terjadi kekosongan kekuasaan, konstitusi mengamanatkan pemilu dilaksanakan dalam waktu 60 hari.

    Pemilihan umum kali ini menjadi titik balik penting bagi Korea Selatan. Diselenggarakan di tengah krisis politik, hasilnya akan menentukan arah baru pemerintahan Negeri Ginseng secara baik dalam kebijakan domestik maupun sikap luar negeri di tengah dinamika geopolitik Asia Timur.

    Pengamat menilai, transisi kepemimpinan ini menjadi ujian kedewasaan demokrasi Korea Selatan sekaligus refleksi atas tingginya ekspektasi rakyat terhadap transparansi, stabilitas, dan kepemimpinan yang visioner.

    Laporan oleh Dipa

    Pilpres Soul
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email
    merdeka-pos
    • Website

    Related Posts

    Denmark Pasang Garis Merah, Tolak Tekanan AS soal Greenland

    January 20, 2026

    Gunung Berapi Tidur di Ethiopia Mendadak Meletus Setelah Seratus Dua Puluh Abad

    November 28, 2025

    Albania Kejutkan Dunia, Angkat Diella Sebagai Menteri AI Pertama

    September 17, 2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Wow, Ternyata Riau Miliki Patung Karya I Nyoman Nuarta

    August 17, 2024127

    Kadis PUPR Riau sidak langsung flyover sudirman yang retak.

    September 8, 202350

    Buruan! Program Penghapusan Denda Pajak Di Riau Akan Segera Berakhir

    August 29, 202343

    Besok Pagi Mendagri Akan Melantik 10 Pj Gubernur

    September 4, 202333
    HO
    Pendidikan

    Prabowo: Pendidikan Kelas Dunia Kunci Masa Depan Indonesia

    By merdeka-posJanuary 21, 20262

    Merdekapos.com, Jakarta – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengungkapkan rencana pemerintahannya untuk membangun 10 universitas…

    Harga TBS Sawit Riau Naik Periode 21–27 Januari 2026, Plasma dan Swadaya Menguat

    January 21, 2026

    Denmark Pasang Garis Merah, Tolak Tekanan AS soal Greenland

    January 20, 2026

    Cegah Epidemi Super Flu, Dinkes Depok Ingatkan Warga Segera ke Puskesmas Jika Demam

    January 14, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Tentang Kami
    Tentang Kami

    Merdeka Pos adalah platform media daring dengan filosofi dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.

    Merdeka Pos ingin menjadi sumber informasi yang dipercaya.

    Email Us: maria.mektania@gmail.com
    Contact: +62 813-7494-9844

    Facebook X (Twitter) YouTube WhatsApp

    Prabowo: Pendidikan Kelas Dunia Kunci Masa Depan Indonesia

    January 21, 2026

    Harga TBS Sawit Riau Naik Periode 21–27 Januari 2026, Plasma dan Swadaya Menguat

    January 21, 2026

    Denmark Pasang Garis Merah, Tolak Tekanan AS soal Greenland

    January 20, 2026

    Cegah Epidemi Super Flu, Dinkes Depok Ingatkan Warga Segera ke Puskesmas Jika Demam

    January 14, 2026
    Filosofi
    Filosofi

    Pewartaan membutuhkan kemerdekaan yang terarah untuk memenuhi berbagai fungsi kontrol, baik sosial, ekonomi, maupun politik.

    MerdekaPos.com memegang konsep kemerdekaan yang terarah yang berpihak kepada rakyat.

    Karena MerdekaPos.com ditulis dan dikelola oleh rakyat, untuk rakat dan bagi rakyat.

    Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
    Our Picks

    Prabowo: Pendidikan Kelas Dunia Kunci Masa Depan Indonesia

    January 21, 2026

    Harga TBS Sawit Riau Naik Periode 21–27 Januari 2026, Plasma dan Swadaya Menguat

    January 21, 2026

    Denmark Pasang Garis Merah, Tolak Tekanan AS soal Greenland

    January 20, 2026
    Most Popular

    Wow, Ternyata Riau Miliki Patung Karya I Nyoman Nuarta

    August 17, 2024127

    Kadis PUPR Riau sidak langsung flyover sudirman yang retak.

    September 8, 202350

    Buruan! Program Penghapusan Denda Pajak Di Riau Akan Segera Berakhir

    August 29, 202343
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Go to mobile version