Close Menu
    What's Hot

    Sekolah Rakyat Hadir di Kuansing, Program Pembangunan Nasional Pertama di Riau

    January 12, 2026

    Dinas PKH Riau Catat 304 Kasus PMK Sepanjang 2025, Indragiri Hulu Jadi Daerah Terbanyak

    January 12, 2026

    Ingatkan Pandji Pragiwaksono, Projo: Kebebasan Berekspresi di publik ada batasnya

    January 10, 2026
    What's Hot

    Sekolah Rakyat Hadir di Kuansing, Program Pembangunan Nasional Pertama di Riau

    January 12, 2026

    Dinas PKH Riau Catat 304 Kasus PMK Sepanjang 2025, Indragiri Hulu Jadi Daerah Terbanyak

    January 12, 2026

    Ingatkan Pandji Pragiwaksono, Projo: Kebebasan Berekspresi di publik ada batasnya

    January 10, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Tuesday, January 13
    Facebook X (Twitter) Instagram
    merdekapos.commerdekapos.com
    • Home
    • Nasional
    • Daerah
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Hubungi Kami
    merdekapos.commerdekapos.com
    Home»Health»Gen Z & Sayur : Perang Gaya Hidup Sehat VS “Asthetic” di Medsos
    Health

    Gen Z & Sayur : Perang Gaya Hidup Sehat VS “Asthetic” di Medsos

    merdeka-posBy merdeka-posJune 13, 2025No Comments0 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    Segar, Sehat, dan Menggoda! Perpaduan sempurna sayuran segar, tomat manis, dan telur rebus yang lembut. Cocok buat kamu yang ingin menyantap makanan lezat sekaligus menjaga gaya hidup sehat. Ayo Gen Z, saatnya mulai biasakan makan sayur! | Pic: Internet
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Merdekapos.com, Jakarta – Di tengah tren hidup sehat dan gaya hidup mindful yang digandrungi generasi Z, sebuah ironi mencuat bahwa banyak dari mereka justru enggan makan sayur. Padahal, generasi ini dikenal sebagai kelompok yang sadar lingkungan, peduli kesehatan, dan aktif menyuarakan gaya hidup berkelanjutan.

    Namun faktanya, sayur masih kalah pamor dibanding makanan instan, keju lumer, atau ayam krispi di mata Gen Z.

    Salah satu penyebab utama enggannya Gen Z mengonsumsi sayur adalah tampilan visual yang dianggap kurang menarik. Sayur rebus atau tumis sering kali dinilai “tidak aesthetic” untuk diunggah di media sosial, terutama Instagram dan TikTok, platform favorit anak muda.

    “Kalau makanannya nggak enak dilihat, malas banget difoto atau dishare. Sayur itu kelihatan kayak rumput,” ujar Kezia (21), seorang mahasiswi di Jakarta.

    Tak hanya soal tampilan, rasa sayur juga sering dianggap hambar atau pahit. Banyak Gen Z lebih memilih makanan yang kaya MSG, pedas ekstrem, atau penuh saus keju dibandingkan sayuran hijau seperti brokoli atau bayam.

    Sebagian dari mereka juga menyimpan pengalaman buruk soal sayur di masa kecil. Dipaksa makan sayur tanpa penjelasan atau tidak diberi variasi menu membuat mereka merasa “sayur itu hukuman”, bukan bagian dari pola makan nikmat.

    “Dulu tiap makan sayur harus dipaksa. Sekarang udah gede, ya ogah makan sayur lagi,” kata Dito, pelajar SMA di Depok.

    Banyak mitos yang turut menyebar di kalangan anak muda, mulai dari anggapan bahwa sayur tidak bikin kenyang, cepat membuat lapar, hingga hanya cocok untuk orang yang sedang diet. Narasi ini makin kuat lewat media sosial yang kadang tidak memverifikasi informasi kesehatan secara ilmiah.

    Menurut Fitri Anindya, ahli gizi dari Yayasan Gizi untuk Negeri, cara mengenalkan sayur ke Gen Z harus diubah total.

    “Gen Z ini visual dan ekspresif. Kita bisa masuk lewat makanan yang Instagramable, seperti smoothie bowl, salad warna-warni, atau chips dari kale dan bayam,” jelas Fitri.

    Ia juga menyarankan agar kampanye gizi menyesuaikan bahasa Gen Z yang berarti bukan sekadar “makan sayur biar sehat”, tapi lebih ke arah manfaat instan seperti glowing skin, stamina lebih kuat, atau mood yang lebih stabil.

    Mengaitkan konsumsi sayur dengan gaya hidup keren bisa jadi kunci. Banyak Gen Z tertarik pada topik seperti skincare, mental health, dan produktivitas. Tentu semua itu berkaitan erat dengan nutrisi yang baik, termasuk dari sayuran.

    Makanan berbasis sayuran kini juga sudah merambah tren kuliner kekinian, mulai dari vegan burger, salad wrap, hingga mie shirataki. Para food creator dan influencer kesehatan mulai banyak yang mengedukasi publik lewat konten menyenangkan dan mudah dipraktikkan.

    Tips Kecil agar Gen Z Lebih Suka Sayur:

    1. Visual matters: Plating cantik, warna mencolok, dan penataan seperti bento atau bowl kekinian.
    2. Storytelling positif: Edukasi melalui konten lucu, relatable, dan penuh manfaat instan.
    3. Kreasikan rasa: Gunakan bumbu favorit Gen Z seperti pedas manis, keju, sambal matah, hingga cita rasa fusion.
    4. Libatkan influencer: Konten kreator makanan sehat punya potensi besar dalam mengubah persepsi negatif soal sayur.

    Jika generasi muda menjauhi sayur, bisa jadi bukan mereka yang salah, melainkan cara pendekatan kita yang belum mengikuti zaman. Saat sayur diolah dan dikomunikasikan dengan cara yang segar dan sesuai selera Gen Z, bukan tidak mungkin sayur akan jadi the next big trend.

    Kalau kamu Gen Z, sudah berani akrab dengan sayur hari ini?

    Laporan oleh Dipa

    Gen z Sayur
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email
    merdeka-pos
    • Website

    Related Posts

    Dinas PKH Riau Catat 304 Kasus PMK Sepanjang 2025, Indragiri Hulu Jadi Daerah Terbanyak

    January 12, 2026

    H5N5 Pertama Kali Menginfeksi Manusia, Indonesia Diminta Siaga

    November 21, 2025

    Kisah Rahim Copot Jadi Polemik, POGI Angkat Suara Luruskan Fakta Medis

    November 18, 2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Wow, Ternyata Riau Miliki Patung Karya I Nyoman Nuarta

    August 17, 2024127

    Kadis PUPR Riau sidak langsung flyover sudirman yang retak.

    September 8, 202350

    Buruan! Program Penghapusan Denda Pajak Di Riau Akan Segera Berakhir

    August 29, 202343

    Besok Pagi Mendagri Akan Melantik 10 Pj Gubernur

    September 4, 202333
    HO
    Pendidikan

    Sekolah Rakyat Hadir di Kuansing, Program Pembangunan Nasional Pertama di Riau

    By merdeka-posJanuary 12, 20262

    Merdekapos.com, Kuansing – Program Sekolah Rakyat (SR) akan dibangun di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) dan…

    Dinas PKH Riau Catat 304 Kasus PMK Sepanjang 2025, Indragiri Hulu Jadi Daerah Terbanyak

    January 12, 2026

    Ingatkan Pandji Pragiwaksono, Projo: Kebebasan Berekspresi di publik ada batasnya

    January 10, 2026

    PAUD Jadi Fondasi Penting Pembentukan Karakter Anak Sejak Dini

    January 8, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Tentang Kami
    Tentang Kami

    Merdeka Pos adalah platform media daring dengan filosofi dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.

    Merdeka Pos ingin menjadi sumber informasi yang dipercaya.

    Email Us: maria.mektania@gmail.com
    Contact: +62 813-7494-9844

    Facebook X (Twitter) YouTube WhatsApp

    Sekolah Rakyat Hadir di Kuansing, Program Pembangunan Nasional Pertama di Riau

    January 12, 2026

    Dinas PKH Riau Catat 304 Kasus PMK Sepanjang 2025, Indragiri Hulu Jadi Daerah Terbanyak

    January 12, 2026

    Ingatkan Pandji Pragiwaksono, Projo: Kebebasan Berekspresi di publik ada batasnya

    January 10, 2026

    PAUD Jadi Fondasi Penting Pembentukan Karakter Anak Sejak Dini

    January 8, 2026
    Filosofi
    Filosofi

    Pewartaan membutuhkan kemerdekaan yang terarah untuk memenuhi berbagai fungsi kontrol, baik sosial, ekonomi, maupun politik.

    MerdekaPos.com memegang konsep kemerdekaan yang terarah yang berpihak kepada rakyat.

    Karena MerdekaPos.com ditulis dan dikelola oleh rakyat, untuk rakat dan bagi rakyat.

    Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
    Our Picks

    Sekolah Rakyat Hadir di Kuansing, Program Pembangunan Nasional Pertama di Riau

    January 12, 2026

    Dinas PKH Riau Catat 304 Kasus PMK Sepanjang 2025, Indragiri Hulu Jadi Daerah Terbanyak

    January 12, 2026

    Ingatkan Pandji Pragiwaksono, Projo: Kebebasan Berekspresi di publik ada batasnya

    January 10, 2026
    Most Popular

    Wow, Ternyata Riau Miliki Patung Karya I Nyoman Nuarta

    August 17, 2024127

    Kadis PUPR Riau sidak langsung flyover sudirman yang retak.

    September 8, 202350

    Buruan! Program Penghapusan Denda Pajak Di Riau Akan Segera Berakhir

    August 29, 202343
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Go to mobile version